Di Palembang Prabowo Minta Hantu dan Tuyul Jangan Nyoblos

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berorasi saat kampanye akbar bertajuk

    Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berorasi saat kampanye akbar bertajuk "Indonesia Menang bersama Prabowo Subianto" di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin, 8 April 2019. ANTARA

    Tempo.co, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengklaim elektabilitasnya telah mengungguli sang calon inkumben, Joko Widodo atau Jokowi. Hal ini disampaikan Prabowo di hadapam pendukungnya dalam kampanye di Lapangan Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa, 9 April 2019.

    Prabowo pun meminta para pendukungnya untuk jaga semangat dan kekompakan supaya kubu 02 memenangi Pilpres 2019. Ia meminta agar masyarakat menggunakan hak pilih di hari pencoblosan serta mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara hingga selesai.

    LihatKampanye Akbar Prabowo di GBK dan Gaung Isi Surat SBY 

    "Petani, nelayan, guru honorer, dokter, tukang ojek, semua harus ke TPS. Jaga TPS. Jangan sampai hantu-hantu, tuyul-tuyul ikut memilih. Sebelum memilih, pastikan kotak suara kosong. Periksa jumlah kertas suara, setelah itu tunggu hitungan sampai selesai," ujar Prabowo.

    Menurut Prabowo, keunggulan elektabilitasnya didasarkan pada temuan hasil survei lembaga-lembaga yang menurutnya netral. "Beberapa lembaga survei yang bener, independen, bukan bayaran, bilang elektabilitas kita rata-rata sudah 60 persen," kata Prabowo dalam kampanye akbar itu, seperti disampaikan dalam siaran pers yang diterima Tempo. "Ada yang bilang elektabilitas kita 50 persen, 58 persen, ada juga yang sebut 62 persen. Jadi rata-rata 60 persen."

    Sementara itu, publikasi hasil survei dari beberapa lembaga belakangan ini masih menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, masih mengungguli Prabowo-Sandiaga Uno. Hasil sigi teranyar beberapa lembaga survei seperti LSI Denny JA, Charta Politika, Indo Barometer, dan Litbang Kompas masih menempatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di atas Prabowo-Sandiaga.

    SimakVideo Rizieq Belum Rampung, Prabowo dan Massa Tinggalkan GBK

    Dalam kampanye di Palembang, Prabowo juga menyatakan bahwa dia melihat gelombang perubahan yang digerakkan oleh rakyat. Dia optimistis gelombang itu akan menuju kepada Indonesia yang menang, adil, dan makmur. Kami optimis, saat ini kita sedang melihat kebangkitan rakyat Indonesia," tutur Prabowo.

    RYAN DWIKY ANGGRIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.