Hidangan Menu Nusantara Semarakkan Acara Pembubaran TKN

Reporter

Presiden RI terpilih 2019-2024 Joko Widodo bersama Anggota TKN saat menghadiri acara silaturahmi dan pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin resmi dibubarkan yang merupakan penanda bahwa TKN telah selesai melaksanakan tugasnya untuk memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 01. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma’ruf Amin berlangsung meriah. Seluruh pejabat hingga relawan memadati Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta, dengan mengenakan pakaian khas kampanye, kemeja putih.

Jokowi tiba di Seribu Rasa pada 16.47 WIB, beberapa saat setelah kedatangan Ma’ruf Amin. Sebelumnya lebih dulu hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kepala Staf Presiden Moeldoko, dan para Sekretaris Jenderal partai politik Koalisi Indonesia Kerja.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam agenda pembubaran tim pemenangan yang berhasil mengantarkan Jokowi - Ma’ruf memenangi Pilpres 2019 ini, dihidangkan berbagai makanan khas Indonesia. “Dimana menu-menu Indonesia ditampilkan sebagai bagian dari kepribadian Indonesia yang bangga dengan makanan Nusantara,” tutur Hasto.

Selama pertemuan, wartawan dan relawan memadati bagian halaman restoran. Paduan suara relawan yang terdiri dari kelompok ibu-ibu, setia melantunkan lagu-lagu selama menunggu. Saking ramainya pembubaran ini, sempat terjadi kemacetan di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat.

Jokowi mengatakan agenda acara hanya berisi pembubaran TKN dan sedikit evaluasi atas kegiatan kampanye. Jokowi pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TKN yang telah mengatur segala kegiatan kampanye. Menurut dia, kemenangannya bersama Ma’ruf adalah berkat kerja keras gotong royong dari TKN.

"Ya, tentu ucapan terima kasih karena kerja keras pagi, siang, malam dari TKN dalam memanajemeni kegiatan hampir setahun," kata dia usai acara pembubaran.

Meski dibubarkan, Jokowi menegaskan, dirinya tetap berkomunikasi dengan Ketua Umum serta Sekjen partai anggota koalisi. “Hanya memang kami ini, kan, mengatur kapan ketemunya. Kalau sudah sangat urgen, ya, lima menit saja kita telepon-telepon sudah kumpul, kok,” kata dia.

okowi memastikan 10 partai politik pendukungnya yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tetap solid. Partai-partai itu adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai NasDem, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Hanura, Partai Persatuan Indonesia, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Bulan Bintang. "Koalisi tetap rukun rukun saja, lebih solid dari sebelumnya," kata Jokowi.

FIKRI ARIGI | AHMAD FAIZ






Terpopuler Sepekan: Fakta Tukang Becak Bobol Rekening BCA Hingga Antrean Holland Bakery

1 jam lalu

Terpopuler Sepekan: Fakta Tukang Becak Bobol Rekening BCA Hingga Antrean Holland Bakery

Berita terpopuler ekonomi bisnis selama sepekan dimulai dengan fakta tentang tukang becak yang diduga membobol rekening BCA sebanyak Rp 320 juta.


Menhub Pastikan Pemerintah Terus Kawal Penyelesaian Proyek KCJB

1 jam lalu

Menhub Pastikan Pemerintah Terus Kawal Penyelesaian Proyek KCJB

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan pemerintah terus mengawal penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).


Golkar Solo Buka Pintu buat Kaesang Pangarep: Harus Siap Ubah Mindset dari Bisnis ke Politik

12 jam lalu

Golkar Solo Buka Pintu buat Kaesang Pangarep: Harus Siap Ubah Mindset dari Bisnis ke Politik

Ketua Harian Partai Golkar Kota Solo Bandung Joko Suryono mempersilakan Kaesang Pangarep jika ingin bergabung partai beringin.


Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

18 jam lalu

Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

Sidang pencemaran udara Jakarta dilanjutkan. Sebab, Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Menteri LHK mengajukan kasasi.


Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

18 jam lalu

Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP terbuka untuk putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang ingin terjun ke politik


Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

19 jam lalu

Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

Adi Prayitno, menyebut pertemuan empat mata antara Surya Paloh dengan Jokowi merupakan pertanda hubungan keduanya baik-baik saja


Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

20 jam lalu

Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

Adi Prayitno, menyebut isu reshuffle dan pencapresan Anies Baswedan diduga jadi pembahasan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi.


Kaesang Bakal Susul Gibran Masuk Politik, Pengamat Singgung Dinasti Politik hingga Aji Mumpung

20 jam lalu

Kaesang Bakal Susul Gibran Masuk Politik, Pengamat Singgung Dinasti Politik hingga Aji Mumpung

Ubedilah Badrun menyebut masuknya Gibran Rakabuming ke politik merupakan bagian dari praktik dinasti politik yang bersembunyi di balik politik elektoral.


Kaesang Ingin Masuk Politik, Gibran Sebut Jokowi Masih Tidak Percaya atas Keputusan Itu

1 hari lalu

Kaesang Ingin Masuk Politik, Gibran Sebut Jokowi Masih Tidak Percaya atas Keputusan Itu

Gibran menyebut ayahnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak percaya dengan keputusan Kaesang untuk terjun ke dunia politik


Dukung Jokowi 3 Periode Lalu Tuntut 9 tahun Jabatan Kades, Ini Profil Surta Wijaya Ketua Umum DPP Apdesi

1 hari lalu

Dukung Jokowi 3 Periode Lalu Tuntut 9 tahun Jabatan Kades, Ini Profil Surta Wijaya Ketua Umum DPP Apdesi

Surta Wijaya Ketua DPP Apdesi yang juga Kepala Desa Babakan Asem, Teluk Naga, Tangerang periode 2019-2025. Ini kontroversinya dukung Jokowi 3 periode.