Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ma'ruf Amin Sebut Peluang Demokrat dan PAN Bergabung Terbuka

Reporter

image-gnews
Cawapres 01 Ma'ruf Amin tampil lebih milienal dengan mengenakan baju koko berwarna putih lengkap dengan kopiah dan sarung dibalut jaket berlogo 01. Serasi dengan istrinya Wury Estu Handayani yang mengenakan jilbab berlogo 01. Istimewa
Cawapres 01 Ma'ruf Amin tampil lebih milienal dengan mengenakan baju koko berwarna putih lengkap dengan kopiah dan sarung dibalut jaket berlogo 01. Serasi dengan istrinya Wury Estu Handayani yang mengenakan jilbab berlogo 01. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyebut terbuka peluang bagi partai yang dulu berbeda haluan untuk bergabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf, termasuk bagi Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang belakangan bermanuver.

 Baca Juga: Ma'ruf Amin Tegaskan Dirinya Bukan Karyawan dan Pejabat BUMN

"Kalau (mereka) bergabung itu mungkin, tapi kalau soal kabinet tetap urusan Pak Jokowi," ujar Ma'ruf Amin sambil tersenyum saat ditemui di kantor MUI, Jakarta pada Selasa, 11 Juni 2019.

Ma'ruf Amin juga memberi sinyal kemungkinan terbentuknya kabinet rekonsiliasi. "Tapi kita (upayakan) rekonsiliasi dulu. Bicara kabinet setelah itu."

Sebelumnya, Direktur Program Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima juga menyebut kubu pasangan calon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin berencana membentuk kabinet rekonsiliasi, jika nanti ditetapkan sebagai pemenang pemilihan presiden 2019.

"Menjadi kabinet rekonsiliatif itu perlu, karena kondisinya sekarang butuh kedamaian, keteduhan," ujar Aria Bima saat ditemui di Posko Cemara, Jakarta pada Senin, 11 Juni 2019.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Koalisi Jokowi saat ini, ujar Aria, tidak terbatas pada sembilan partai yang sudah bergabung saja. "Untuk koalisi, terhadap siapapun masih terbuka. Entah itu PAN, Demokrat, atau Gerindra masih sangat mempunyai peluang yang sama untuk berkoalisi dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf," ujar Aria.

Kendati demikian, ujar dia, koalisi di pemerintahan yang akan datang tetap berharap adanya oposisi. "Untuk demokrasi yang lebih baik, oposisi harus ada," ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Manuver-manuver politik pasca-penetepan hasil pemilu 2019 memang kencang. Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah dua kali bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sementara itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan juga tampak mesra dalam berbagai pertemuan. Namun begitu, Aria menilai terlalu jauh jika pertemuan-pertemuan itu langsung ditafsirkan kepada arah koalisi.

"Pertemuan-pertemuan itu masih sebatas silahturahmi politik. Jangan terus kemudian dikalkulasi secara politik seolah-olah akan terjadi koalisi. Ini yang saya keberatan," ujar Aria.

Menurut Aria, kabinet rekonsiliasi perlu dibicarakan setelah pelantikan presiden terpilih pada 22 Oktober mendatang. "Kalau saat ini masih jauh, kami masih harus melewati masalah sengketa pemilu," ujar dia.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kuasa Hukum Syahrul Yasin Limpo Surati Jokowi, Ma'ruf Amin, Airlangga, hingga JK Jadi Saksi Meringankan

5 hari lalu

Terdakwa mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (kiri) terlihat saat putrinya, Indira Chunda Thita Syahrul, dihadirkan dalam sidang lanjutan dugaan korupsi dan grarifikasi Kementan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 6 Juni 2024. TEMPO/Imam Sukamto
Kuasa Hukum Syahrul Yasin Limpo Surati Jokowi, Ma'ruf Amin, Airlangga, hingga JK Jadi Saksi Meringankan

Kuasa hukum ingin meminta konfirmasi kepada Jokowi soal kontribusi Syahrul Yasin Limpo saat menjabat sebagai Menteri Pertanian.


Pesan Ma'ruf Amin untuk Kebut Pembangunan di Papua

5 hari lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan usai meninjau permukiman Nelayan Malawei, Lorong Muara Mulia 4, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis, 6 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Pesan Ma'ruf Amin untuk Kebut Pembangunan di Papua

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta penyusunan program hingga implementasi program pembangunan Papua berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.


Wapres Ma'ruf Amin soal Kekerasan di Papua: Penegakan Hukum Jangan Cederai HAM

6 hari lalu

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Foto: Setwapres
Wapres Ma'ruf Amin soal Kekerasan di Papua: Penegakan Hukum Jangan Cederai HAM

Ma'ruf Amin menekankan diperlukan tindakan tegas dalam menangani pelanggaran hukum tanpa melukai hak asasi manusia atau HAM di Papua.


Tanggapi Tagar All Eyes on Papua, Wapres: Pemda Harus Libatkan Masyarakat Adat dalam Pembangunan

6 hari lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan sambutan dalam acara Indonesia Quran Hours 2024 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis 28 Maret 2024. Kegiatan membaca Al-Quran secara bersama-sama itu mengangkat tema Indonesia Bersatu Indonesia Bangkit. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Tanggapi Tagar All Eyes on Papua, Wapres: Pemda Harus Libatkan Masyarakat Adat dalam Pembangunan

Tanggapi Tagar All Eyes on Papua, Ma'ruf minta pemda harus komunikasi dengan kepala-kepala adat dan masyarakat dalam pembangunan


Janji Pemerintah Lanjutkan Pembangunan Hunian Layak bagi Nelayan Sorong

6 hari lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat meninjau permukiman Nelayan Malawei, Lorong Muara Mulia 4, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis, 6 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Janji Pemerintah Lanjutkan Pembangunan Hunian Layak bagi Nelayan Sorong

Pada 2014, saat pertama kali Jokowi mengunjungi Sorong, menjanjikan membangun 350 rumah nelayan. Namun hingga kini baru terwujud 40 hunian


Ma'ruf Amin Dorong Papua Barat Daya Kebut Pertumbuhan Ekonomi Syariah

6 hari lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Papua Barat Daya resmi dikukuhkan di Gedung Lambert Jitmau, Sorong, Papua Barat Daya, pada Kamis, 6 Juni 2024. Foto Setwapres
Ma'ruf Amin Dorong Papua Barat Daya Kebut Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Ma'ruf Amin mendorong pengoptimalan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong untuk menarik investasi baru.


Ma'ruf Amin Akan Blusukan ke Permukiman Nelayan di Sorong pada Hari Ini

6 hari lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan audiensi sekaligus menyerahkan beasiswa ke Institut Agama Islam Negeri Sorong, Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk, dan Universitas Cendrawasih di Sorong, Papua Barat, pada Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Ma'ruf Amin Akan Blusukan ke Permukiman Nelayan di Sorong pada Hari Ini

Di hari ke-empat lawatannya ke tanah Papua, Wapres Ma'ruf Amin akan menemui para nelayan.


Kapan Masa Jabatan Presiden Jokowi Berakhir? Ini Tanggalnya

7 hari lalu

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Maaruf Amin saat Penyerahan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Tahun Pajak 2023 di Istana Negara, Jakarta, Jumat 22 Maret 2024. Masyarakat Indonesia yang merupakan wajib pajak diberikan tenggat waktu pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak 2023 hingga 31 Maret 2024. Pelaporan mudah, tidak perlu lagi datang ke kantor pajak. TEMPO/Subekti.
Kapan Masa Jabatan Presiden Jokowi Berakhir? Ini Tanggalnya

Kapan masa jabatan Jokowi berakhir? Menurut PKPU Nomor 3 Tahun 2022, batas jabatan presiden adalah saat presiden baru dilantik. Ini tanggalnya.


Ma'ruf Amin Bagi-bagi Beasiswa saat Kunjungan ke Sorong

7 hari lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbincang dengan delegasi Arab Saudi pada keberangkatan jamaah calon haji di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 31 Mei 2024. Dalam kunjungan tersebut Wakil Presiden Maruf Amin meninjau langsung proses pelayanan Makkah Route untuk jamaah calon haji. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho.
Ma'ruf Amin Bagi-bagi Beasiswa saat Kunjungan ke Sorong

Wakil Presiden Ma'ruf Amin membagikan beasiswa Baznas khusus untuk guru dan dosen saat mengunjungi Sorong, Papua Barat Daya.


Ma'ruf Amin Kunjungi Wamena Hari ini, Umumkan Program Strategis Nasional

7 hari lalu

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin beserta Ibu Hj. Wury Ma'ruf Amin melanjutkan kunjungan kerjanya ke Wamena, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu, 5 Juni 2024. Foto Setwapres
Ma'ruf Amin Kunjungi Wamena Hari ini, Umumkan Program Strategis Nasional

Ma'ruf Amin menyebut pendekatan berbasis kearifan lokal dan konteks wilayah dapat memperkuat penerimaan dan dukungan masyarakat.