Ruhut: Prabowo dan Luhut Sempat Singgung Aksi 22 Mei via Telepon

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat akan menjenguk Eggi Sudjana yang tengah ditahan dan Lieus Sungkharisma yang sedang diperiksa terkait kasus dugaan makar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin malam, 20 Mei 2019. Sebelum ditolak masuk, Prabowo dan Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Barnabas sempat berbincang di depan rutan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat akan menjenguk Eggi Sudjana yang tengah ditahan dan Lieus Sungkharisma yang sedang diperiksa terkait kasus dugaan makar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin malam, 20 Mei 2019. Sebelum ditolak masuk, Prabowo dan Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Barnabas sempat berbincang di depan rutan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Influencer Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan calon presiden 02 Prabowo Subianto sempat menyinggung soal Aksi 22 Mei ketika berbicara via telepon. Ruhut menyebut Prabowo menelepon pada Rabu siang, 29 Mei 2019 dari luar negeri.

    Baca: Telepon Luhut, Prabowo Cerita Soal Cek Kesehatan di Luar Negeri

    "Pak Luhut bilang, kita bikin suasana ini baik semua ya, kau bikin semua baik. 'Ya ya bang' (kata Prabowo). 'Jangan ada rame-rame lagi' (kata Luhut), " kata Ruhut ketika dihubungi, Kamis, 30 Mei 2019.

    Ruhut mengatakan, Luhut juga mengingatkan Prabowo agar tak terlalu mendengar pembisik-pembisik yang ada di sekitarnya. Dia juga berujar yang menjadi pembisik-pembisik Prabowo belakangan ini bukanlah partai pendukungnya.

    "Karena kalau ada apa-apa yang disalahkan itu Prabowo. Padahal mungkin dia enggak tahu," kata Ruhut.

    Aksi 22 Mei lalu digelar oleh sekelompok orang yang menamakan diri Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat. Mereka menggelar demonstasi di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum dan menolak penetapan rekapitulasi hasil pemilihan presiden yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

    Aksi tersebut berujung ricuh di sejumlah titik. Ada sejumlah korban jiwa dan luka-luka. Saat ini, polisi tengah memburu para aktor di balik Kerusuhan 22 Mei tersebut.

    Sebelumnya Ruhut mengatakan, Prabowo bercerita kepada Luhut bahwa sedang berobat ke luar negeri. Luhut lantas menawarkan untuk mengenalkan Prabowo dengan seorang dokter asal Amerika Serikat yang praktik di Korea, serta sesekali berkunjung ke Indonesia.

    Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria sebelumnya juga mengatakan Prabowo pergi ke luar negeri untuk cek kesehatan dan bertemu kolega bisnis. "Biasa, ada urusan ketemu kolega, bisnis. Sekaligus check up kesehatan," kata Riza ketika dihubungi, Selasa malam, 28 Mei 2019.

    Prabowo diketahui berangkat pada Selasa, 28 Mei 2019. Dia terbang naik pesawat jet Embraer 190/Lineage 1000 dengan nomor registrasi 9H-NYC.
    Prabowo beserta rombongan berangkat dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Dubai, Uni Emirat Arab.

    Baca: Prabowo Kerap Berobat ke Swiss

    Dalam rombongan itu ada tujuh orang lainnya, yakni Tedy Arman, Yuriko Fransisko Karundeng, Gibrael Habel Karapang. Ada pula empat warga negara asing, yakni Mikhail Davydov (Rusia), Anzhelika Butaeva (Rusia), Justin (Amerika Serikat), dan Mischa Gemermann (Jerman).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?