Dewan Pembina FPI Sebut Prabowo akan Pimpin Ifthor Akbar 212

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa dari Gerakan Rakyat Anti Pemilu Curang membawa boneka pocong saat mengikuti aksi protes di depan KPU Jawa Barat di Bandung, Rabu, 15 Mei 2019. Mereka meminta Bawaslu menindak kecurangan dalam perhitungan suara Pilpres 2019. TEMPO/Prima Mulia

    Massa dari Gerakan Rakyat Anti Pemilu Curang membawa boneka pocong saat mengikuti aksi protes di depan KPU Jawa Barat di Bandung, Rabu, 15 Mei 2019. Mereka meminta Bawaslu menindak kecurangan dalam perhitungan suara Pilpres 2019. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pembina Majelis Syuro DPP Front Pembela Islam (FPI) Muchsin Alatas mengklaim aksi Ifthor Akbar 212 akan dimpimpin langsung oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. "Orangnya Prabowo juga bakal turun langsung, dan beliau (Prabowo, red) akan memimpin langsung," kata dia, saat dihubungi, Jum’at, 17/5.

    Baca juga: PA 212 Bakal Gelar Ifthor Akbar di Depan KPU

    Muchsin mengatakan aksi ini akan digelar di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21-22 Mei 2019. Dia mengatakan massa bakal dua hari berada di Kantor KPU. "Dari sebelum (salat) maghrib kali, ya," kata dia.

    Muchsin belum bisa memprediksi jumlah massa yang bakal terlibat dalam Ifthor Akbar 212. Sebab, kata dia, elemen masyarakat yang berpartisipasi juga banyak termasuk partai koalisi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga. 

    Ditanya apa yang bakal dilakukan dalam aksi, ia belum bisa menjelaskan secara detail. Alasannya, pembahasan soal itu baru akan digelar pada rapat hari ini. Dia enggan membeberkan lokasi rapat konsolidasi tersebut. "Saya tidak ikut rapat, saya Insya Allah hanya mendapatkan laporan hasil rapat.”

    Ifthor Akbar 212 digelar untuk menuntut KPU agar menghentikan pengumuman hasil Pemilu. “Karena sudah dipastikan akan mengumumkan untuk kemenangan 01 (Jokowi - Ma’ruf Amin). Karena diduga kuat telah melakukan kecurangan yang tersistem,” ujar Novel, Kamis, 16/5.

    Tempo masih berusaha mengklarifikasi kepada Prabowo soal pernyataan Muchsin bahwa dia akan memimpin Ifthor Akbar 212.

    Beberapa waktu sebelumnya, ancaman melakukan gerakan massa juga dikumandangkan anggota Dewan BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Amien Rais. Dia mengancam akan melakukan people power, saat melakukan unjuk rasa di KPU, 31 Maret silam.

    "Kalau misalnya tim kami bisa membuktikan kecurangan sistematis dan masif, maka kita tidak akan ke MK lagi. Kita akan people power," kata Amien dalam orasinya. Belakangan Amien mengganti istilah people power dengan gerakan kedaulatan rakyat.

    IRSYAN HASYIM | EGI ADYATMA

    Catatan redaksi: Berita ini telah diubah pada Sabtu, 18 Mei 2019 pukul 17.02 WIB karena ada ketidakakuratan dalam penulisan narasumber. Di berita sebelumnya narasumber yang dikutip adalah Novel Bamukmin seharusnya Muchsin Alatas. Kami mohon maaf kepada pihak-pihak terkait atas ketidakakuratan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.