Ma'ruf Amin: Cawapres Jokowi Sesungguhnya adalah Jusuf Kalla

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin menyampaikan pidato kunci dalam seminar Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019. Tempo/Tony Hartawan

    Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin menyampaikan pidato kunci dalam seminar Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Di hadapan peserta silaturahmi nasional Institute Lembang 9 di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu, 23 Februari 2019 calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa ia hanyalah calon wakil presiden (cawapres) pengganti. Menurut Ma'ruf, cawapres sesungguhnya adalah Jusuf Kalla.

    "Karena terkendala aturan, maka saya terpaksa menggantikan JK. Jadi cawapresnya tetap Pak JK," ujar Ma'ruf Amin dihadapan para relawan bentukan JK.

    Baca: Sandiaga Siapkan 4 Amunisi Lawan Ma'ruf Amin ...

    Hal serupa pernah disampaikan Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat memberikan potongan tumpeng kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam acara ulang tahun PDIP ke46, pada Kamis, 10 Januari 2019, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta.

    "Saya bilang ke Pak JK, kalau bisa beliau saja yang mendampingi Pak Jokowi sekali lagi," kata Megawati saat itu.

    Megawati mengaku pusing karena undang-undang tidak memperbolehkan seseorang menjabat presiden atau wakil presiden lebih dari dua kali seperti Jusuf Kalla. Pasal 7 Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Aturan itu sempat diuji di MK, namun lembaga penguji undang-undang itu memutuskan JK tak bisa maju lagi.

    Baca: Indopos Dinyatakan Bersalah Soal Berita Ahok Gantikan Ma'ruf ...

    Megawati lalu menanyai orang-orang di sekitarnya. "Saya tanya kanan-kiri, saya tanya ‘Pak Ma'ruf Amin mau enggak mendampingi Pak Jokowi?’, untungnya beliau bilang ‘mau’," kata dia.

    Pemilihan Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden memang sempat diwarnai drama. Awalnya, Jokowi sudah menjatuhkan pilihannya kepada mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Namun, keputusan itu tiba-tiba berubah di menit-menit terakhir sebelum Jokowi mengumumkan cawapres-nya di Restoran Plataran Menteng, Jakarta pada Kamis malam, 9 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.