Prabowo: Orang Kurang Waras Suka Manipulasi Data

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat kunjungan di Grobogan, Jawa Tengah, Kamis 14 Februari 2019. Prabowo mengajak kepada pendukungnya untuk menggunakan hak pilihnya sebagai bentuk demokrasi dan mengawal jalannya pemungutan suara pada pemilu 17 April 2019 mendatang. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

    Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat kunjungan di Grobogan, Jawa Tengah, Kamis 14 Februari 2019. Prabowo mengajak kepada pendukungnya untuk menggunakan hak pilihnya sebagai bentuk demokrasi dan mengawal jalannya pemungutan suara pada pemilu 17 April 2019 mendatang. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden Prabowo Subianto menyebut kebiasaan memanipulasi data sebagai perilaku orang kurang waras. Hal itu dikatakan dalam pidato kebangsaan yang disampaikan di Semarang, Jumat 15 Februari 2019.

    Baca juga: Ada Teriakan Prabowo Presiden di Masjid Agung Semarang

    Saat itu, dia mengibaratkan negara seperti halnya tubuh manusia. “Kalau ada salah satu bagian yang sakit, maka semuanya akan ikut merasakan sakit,” katanya di ballroom Hotel Po Semarang.

    Permasalahan itu menurutnya harus segera ditangani, terutama oleh para ahli. “Seperti kalau kita sedang sakit, bawa ke dokter,” katanya. Dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh melalui laboratorium atau CT scan.

    Menurutnya, ada dua reaksi yang biasa diperlihatkan oleh pasien saat menerima hasil pemeriksaan. “Reaksi orang waras, oh, ini kekurangan saya yang harus dibenahi,” katanya.

    “Tapi kalau orangnya agak kurang waras, dia akan memarah-marahi dokternya,” kata Prabowo. Orang seperti itu, lanjutnya, akan memaksa dokter untuk memberikan data hasil pemeriksaan sesuai dengan kemauannya.

    Baca juga: Kata Jubir BPN, Prabowo Tak Masalah Salat Jumat di Saf Belakang

    Lebih lanjut Prabowo menyebut bahwa orang yang suka memanipulasi data merupakan orang yang tidak berani melihat kenyataan. “Jadi, orang seperti ini kira-kira akan selamat atau tidak,” katanya dengan nada bertanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.