LSI Denny JA: Jokowi Unggul 5-1 atas Prabowo di Debat Capres

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01 Joko Widodo atu Jokowi (kiri) berjalan bersama capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    Capres nomor urut 01 Joko Widodo atu Jokowi (kiri) berjalan bersama capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA menunjukkan, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin unggul dengan perbandingan 5-1 dari pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam debat capres perdana pada 17 Januari 2019.

    Baca: KPU Siapkan 8 Calon Panelis di Debat Capres Putaran Kedua

    "Berdasarkan survei kami sehari setelah debat perdana, sebanyak 50 persen masyarakat menilai Jokowi-Ma'ruf yang lebih unggul. Sementara 35,4 persen menilai Prabowo-Sandi lebih unggul. Adapun 14,6 persen tak tahu/tak jawab," ujar peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, di kantor LSI, Jakarta Timur pada Rabu, 30 Januari 2019.

    Menurut hasil survei tersebut, Jokowi - Ma'ruf unggul di lima sisi, yakni kemampuan berkomunikasi (cara menyampaikan pendapat, menyanggah, dan berargumen), penguasaan materi, program kerja, penguasaan permasalahan sesuai tema
    debat, dan kepemimpinan kuat. Sementara Prabowo - Sandi dinilai unggul di sisi pasangan calon yang kompak dan saling melengkapi.

    Survei LSI menunjukkan, setengah dari pemilih menonton debat kandidat yakni 50,6 persen. Sementara yang tak menonton jumlahnya imbang sebanyak 46,7 persen dan 2,7 persen tidak tahu/tidak jawab. Dari 50,6 persen yang menonton tersebut, 29,6 persen menonton utuh dan yang menonton sebagian sebanyak 69,9 persen serta 0,5 tidak tahu/tidak jawab.

    Baca: Kubu Prabowo Libatkan Pakar dan Akademisi dalam Persiapan Debat

    Survei ini digelar pada sehari setelah debat capres perdana, 18-25 Januari 2019. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.  Jumlah responden sebanyak 1.200 orang dengan margin of error 2,8 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.