Tim Jokowi - Ma'ruf Luncurkan Slogan Kampanye #IndonesiaMaju

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin (kanan), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri), dan pengusaha Erick Thohir setelah memberikan keterangan terkait dengan formasi tim sukses kampanye nasional pilpres 2019 di Jakarta, Jumat, 7 September 2018. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Bakal calon presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin (kanan), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri), dan pengusaha Erick Thohir setelah memberikan keterangan terkait dengan formasi tim sukses kampanye nasional pilpres 2019 di Jakarta, Jumat, 7 September 2018. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Erick Thohir meluncurkan slogan kampanye #IndonesiaMaju bagi pasangan capres Jokowi - Ma'ruf untuk pilpres 2019.

    Erick menjelaskan slogan tersebut untuk menggambarkan bahwa pemilu bukan ajang perseteruan dan arena saling serang ataupun saling mengalahkan. "Melainkan sebuah perayaan proses demokrasi untuk memperjuangkan visi, gagasan, ide, dan program untuk menuju Indonesia maju," kata dia melalui keterangannya, Sabtu, 22 September 2018.

    Baca: Jokowi Nomor Urut 1, Hary Tanoe: Biar Nggak Bingung Sama Gerindra

    Dengan slogan ini, kata Erick, ia ingin pemilu 2019 ini menjadi warisan bahwa Indonesia mampu menjalankan pesta demokrasi pemilihan umum yang terbaik, cerdas dan damai. "Serta menghormati perbedaan dan persaudaraan, menjunjung tinggi peraturan dan persatuan menciptakan kekuatan bersama menuju Indonesia maju," ujarnya.

    Pada Ahad, 23 September 2018 besok, masa kampanye sudah dimulai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan deklarasi kampanye damai sebagai awal masa kampanye. Deklarasi kampanye damai 2019 mengusung tema kampanye damai, demokratis dan bermartabat.

    Baca: Berharap Masih Akrab dengan Prabowo, Ini Pidato Lengkap Jokowi

    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, pemilu 2019 akan dilaksanakan secara serentak. Pemilu serentak merupakan pemilihan anggota legislatif serta pemilihan presiden dan wakil presiden yang dilaksanakan dalam waktu bersamaan.

    Setelah penetapan nomor urut pasangan calon, pada 21 September 2018, pelaksanaan kampanye pasangan calon akan dilakukan pada 23 September 2018-13 April 2019. Selanjutnya, masa tenang sebelum pemungutan suara, berlangsung pada 14-16 April 2019. Sementara pemungutan suara pemilihan presiden dan wakil presiden pada 17 April 2019.

    Baca: Jokowi Dapat Nomor Urut 1, PKB Berharap Kena Efek


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Depresi Atas Gagal Nyaleg

    Dalam pemilu 2019, menang atau kalah adalah hal yang lumrah. Tetapi, banyak caleg yang sekarang mengalami depresi karena kegagalannya.