Jokowi Dapat Nomor Urut 1, PKB Berharap Kena Efek

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Fraksi PKB MPR Abdul Kadir Karding (dok MPR)

    Ketua Fraksi PKB MPR Abdul Kadir Karding (dok MPR)

    Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding gembira pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin mendapatkan nomor urut satu untuk Pilpres 2019. Ia berharap angka itu akan memberi efek kepada partainya yang juga mendapat nomor urut 1 dalam Pemilihan Legislatif 2019.

    Baca: Kantongi Nomor Urut 1, Jokowi: Indonesia Bersatu

    "Tepatnya kami berharap mendapat number effect. Jadi, nomor 1 itu syukur Alhamdulillah, karena seiring dan sama dengan nomor PKB,” ujar Karding di kantor KPU pada Jumat, 21 September 2018.

    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, Pemilu 2019 akan dilaksanakan secara serentak. Pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden yang dilaksanakan dalam waktu bersamaan.

    Setelah penetapan nomor urut pasangan calon, pada 21 September 2018, pelaksanaan kampanye pasangan calon akan dilakukan pada 23 September 2018-13 April 2019. Selanjutnya, masa tenang sebelum pemungutan suara, berlangsung pada 14-16 April 2019. Sementara pemungutan suara pemilihan presiden dan wakil presiden pada 17 April 2019.

    Baca: Pendukung Prabowo - Sandiaga: Dapat Nomor 1, Jokowi Sekali Saja

    Karding mengatakan, dengan perolehan nomor urut 1 itu, PKB akan lebih mudah mengkampanyekan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. "Angka ini sesuai dengan prediksi saya dan doa saya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Depresi Atas Gagal Nyaleg

    Dalam pemilu 2019, menang atau kalah adalah hal yang lumrah. Tetapi, banyak caleg yang sekarang mengalami depresi karena kegagalannya.