Senin, 24 September 2018

Empat Politikus Demokrat yang Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Ma'ruf Amin bersama Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Moeldoko dan politikus Partai Demokrat Deddy Mizwar di Rumah Cemara, Jakarta, 1 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Calon wakil presiden Ma'ruf Amin bersama Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Moeldoko dan politikus Partai Demokrat Deddy Mizwar di Rumah Cemara, Jakarta, 1 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Partai Demokrat ikut mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di pemilihan presiden 2019 tak serta merta diikuti para kadernya. Sejumlah kader malah cenderung memilih mendukung calon presiden inkumben Joko Widodo.

    Baca: Kata Sandiaga Uno soal Dua Kaki Demokrat di Pilpres 2019

    Ada yang masih galau mendukung antara Jokowi dan Prabowo, ada pula yang terang-terangan mendukung Jokowi, bahkan memutuskan keluar dari Partai Demokrat. Berikut sejumlah kader Demokrat yang melenceng dari keputusan partai di pilpres 2019.

    1. Gubernur Papua Lukas Enembe
    Lukas Enembe terang-terangan menyatakan mendukung Jokowi di pilpres 2019. Bahkan, gubernur yang baru dilantik untuk periode kedua ini mengatakan masyarakat Papua siap bungkus tiga juta suara untuk capres inkumben itu.

    Lukas menuturkan, hanya Jokowi presiden yang memahami persoalan di Papua. Selama ini, kata dia, para presiden memang bisa mengetahui kesulitan di Papua. Namun, Lukas mengatakan mereka tidak mampu memberikan solusi.

    "Siapapun yang jadi presiden, tidak akan mengubah Papua. Jokowi lebih memahami Papua dibandingkan presiden-presiden sebelumnya," kata Lukas di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 5 September 2018.

    Lukas mengatakan akan fokus mengajak masyarakat Papua untuk memberikan suara kepada Jokowi, tanpa harus bergabung dalam tim kampanye Jokowi - Ma'ruf. "Jokowi itu harga mati 100 persen. Kami akan fokus memberikan suara ke Jokowi. Tidak ada yang lain. Seluruh rakyat Papua," kata Ketua DPD Partai Demokrat Papua itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep