Pilpres 2019, Jokowi Pakai Strategi Saat Menang Pilwalkot Solo

Reporter

Dewi Nurita

Rabu, 7 November 2018 23:48 WIB

Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi dalam acara pembekalan calon legislatif Hanura di Hotel Discovery Ancol, Jakarta pada Rabu, 7 November 2018. TEMPO/Dewi Nurita

Jakarta - Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi bercerita tentang pengalamannya berkampanye door to door atau dari pintu ke pintu saat berlaga dalam pemilihan Wali Kota Solo pada 2015. Jokowi menyebut, cara tersebut sangat efektif untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

Baca juga: Jokowi Sindir Soal Pemimpin Tegas tapi Suka Marah-marah

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan, pada 2004, setahun sebelum Pilkada 2015, tidak ada yang mengenal dia. Sementara itu, dia memiliki tiga pesaing lainnya yang terkenal.

"Tanya yang namanya Jokowi, ada yang kenal enggak? Saya jamin satu pun tidak ada yang kenal," ujar Jokowi ketika berpidato dalam acara pembekalan calon legislatif Hanura di Hotel Discovery Ancol, Jakarta pada Rabu, 7 November 2018.

Namun dalam waktu setahun berkampanye dengan door to door, ujar Jokowi, dia bisa memenangkan pilkada dengan perolehan 37 persen suara. "Hanya 37 persen, tapi yang penting menang," ujar Jokowi.

Terbukti berhasil, cara tersebut kemudian kembali dipakai Jokowi saat bertarung di Pilwakot Solo 2010. Hasilnya, Jokowi kembali menang. "Saya 'ndak keluar apa-apa. Yang saya lakukan hanya dari pintu ke pintu menerangkan bahwa kita sudah bekerja," ujar Jokowi.

Selain itu, ujar Jokowi, kerap bersalaman dengan rakyat juga membuatnya bisa merasakan dukungan. "Sampai sekarang saya tahu, waktu nyalami itu dukung atau tidak. Saya ngerti betul. Kalau saya ragu, besok saya balik lagi," ujar Jokowi.

Sebelumnya, dalam rapat kerja nasional (rakernas) Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf di Surabaya pada 28 Oktober 2018, Jokowi memerintahkan timnya untuk melakukan kampanye secara door to door. "Ini perintah Pak Jokowi, kami tidak hanya berkampanye di pedesaan, kami harus door to door," kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-M'ruf, Abdul Kadir Karding di Surabaya, Ahad, 28 Oktober 2018.

Berita terkait

Terpopuler: Pria Sobek Tas Hermes di Depan Petugas Bea Cukai, BTN Didemo karena Uang Nasabah Hilang

1 jam lalu

Terpopuler: Pria Sobek Tas Hermes di Depan Petugas Bea Cukai, BTN Didemo karena Uang Nasabah Hilang

Terpopuler bisnis: Pria menyobek tas Hermes di depan petugas Bea Cukai karena karena diminta bayar Rp 26 juta, BTN didemo nasabah.

Baca Selengkapnya

Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi untuk Stabilkan Harga Jagung

3 jam lalu

Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi untuk Stabilkan Harga Jagung

Harga Jagung di tingkat petani anjlok saat panen raya. Presiden Jokowi mendorong hilirisasi untuk menstabilkan harga.

Baca Selengkapnya

Diperpanjang hingga 2061, Ini Kronologi Kontrak Freeport di Indonesia

13 jam lalu

Diperpanjang hingga 2061, Ini Kronologi Kontrak Freeport di Indonesia

Pemerintah memperpanjang kontrak PT Freeport Indonesia hingga 2061 setelah kontrak mereka berakhir pada 2041 dengan kompensasi penambahan saham 61%

Baca Selengkapnya

Gibran Sebut Siapkan Roadmap Soal Partai Politiknya ke Depan

13 jam lalu

Gibran Sebut Siapkan Roadmap Soal Partai Politiknya ke Depan

Gibran mengaku telah memiliki roadmap untuk partai politik yang dipilihnya setelah tak bergabung lagi dengan PDIP.

Baca Selengkapnya

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

16 jam lalu

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

Ahli ini menyatakan tak anti investasi asing, termasuk yang dijanjikan datang dari Apple dan Microsoft.

Baca Selengkapnya

Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061, Bahlil: Kita Kembalikan Milik Orang Indonesia

17 jam lalu

Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061, Bahlil: Kita Kembalikan Milik Orang Indonesia

Pemerintah bakal memperpanjang kontrak PT Freeport hingga 2061. Menteri Bahlil Lahadalia klaim Freeport sudah jadi perusahaan milik Indonesia.

Baca Selengkapnya

Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Keseimbangan Harga

17 jam lalu

Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Keseimbangan Harga

Presiden Joko Widodo, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan harga baik ditingkat petani, pedagang maupun peternak

Baca Selengkapnya

Hardiknas 2024: Jokowi dan Nadiem Makarim Sampaikan Pesan Ini

18 jam lalu

Hardiknas 2024: Jokowi dan Nadiem Makarim Sampaikan Pesan Ini

Apa pesan Presiden Jokowi dan Mendikburistek Nadiem Makarim dalam peringatan Hardiknas 2024?

Baca Selengkapnya

Harga Jagung Anjlok karena Panen Raya, Jokowi: Kurang Baik untuk Petani

18 jam lalu

Harga Jagung Anjlok karena Panen Raya, Jokowi: Kurang Baik untuk Petani

Jokowi mengatakan panen raya jagung terjadi mulai dari Sumbawa Barat, Dompu, hingga Gorontalo.

Baca Selengkapnya

Terkini Bisnis: Jokowi Resmikan Bendungan Tiuk Suntuk di NTB, Respons BTN Atas Dugaan Raibnya Uang Nasabah

18 jam lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Resmikan Bendungan Tiuk Suntuk di NTB, Respons BTN Atas Dugaan Raibnya Uang Nasabah

Presiden Joko Widodo alias Jokowi meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Selengkapnya