Surya Paloh Jelaskan Alasan Megawati Absen Pertemuan Ketum KIK

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) menjawab pertanyaan media setelah melakukan pertemuan dengan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, di kantor DPP NasDem, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. Surya mengaku menggoda Abraham dengan kemungkinan maju dalam pemilihan presiden 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) menjawab pertanyaan media setelah melakukan pertemuan dengan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, di kantor DPP NasDem, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. Surya mengaku menggoda Abraham dengan kemungkinan maju dalam pemilihan presiden 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menjelaskan alasan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tak hadir dalam pertemuan antar para ketua umum partai koalisi Jokowi-Ma'ruf di kantor DPP Nasdem, Jakarta pada Senin, 22 Juli 2019.

    Paloh mengatakan, pertemuan antar ketum tersebut merupakan pertemuan spontan. "Kami tahu saudara tua kami, partai pemenang pemilu ini, sedang sibuk menyiapkan Kongres. Jadi kami maklumin ini (tidak datang)," ujar Surya Paloh di kantor DPP Nasdem, Jakarta pada Senin, 22 Juli 2019.

    Pertemuan ketua umum partai koalisi Jokowi-Ma'ruf ini terjadi di tengah isu perebutan kursi ketua MPR antarpartai koalisi. PDIP dan PPP sejauh ini dalam posisi terbuka membahas kemungkinan partai non-koalisi bergabung dalam satu paket MPR.

    Adapun lima partai koalisi Jokowi-Ma'ruf yang lolos ke parlemen yakni: PDIP, Golkar, PKB, Nasdem dan PPP. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak hadir dalam pertemuan dengan Surya Paloh, seperti ketua umum partai yang lain.

    "Kami sadar Ibu Mega pasti sibuk sekali saat ini. Nanti kami cari waktu lagi duduk dengan Mbak Mega, lima orang atau semua ketua umum. Harapan kami punya perspektif dan pikiran yang sama," ujar Surya Paloh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.