Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Saksi Jokowi Jelaskan Materi Moeldoko Kecurangan Bagian Demokrasi

image-gnews
Majleis Hakim Anggota Mahkamah Konstitusi bersama kuasa hukum pemohon, termohon, pihak terkait saat membandingkan contoh amplop milik saksi Prabowo - Sandi dan amplop coklat milik KPU saat sidang sengketa hasil pilpres yang digelar di Mahkamah Konstitusi, Kamis, 20 jUNI 2019.  Setelah didicocokan terdapat beberapa perbedaan antara kedua amplop. Pertama yakni kolom informasi jumlah lembar dalam amplop milik Betty yang kosong. Kedua tak ada jejak lem, dan tak ada bekas segel. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Majleis Hakim Anggota Mahkamah Konstitusi bersama kuasa hukum pemohon, termohon, pihak terkait saat membandingkan contoh amplop milik saksi Prabowo - Sandi dan amplop coklat milik KPU saat sidang sengketa hasil pilpres yang digelar di Mahkamah Konstitusi, Kamis, 20 jUNI 2019. Setelah didicocokan terdapat beberapa perbedaan antara kedua amplop. Pertama yakni kolom informasi jumlah lembar dalam amplop milik Betty yang kosong. Kedua tak ada jejak lem, dan tak ada bekas segel. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mencecar saksi fakta tim hukum Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Anas Nashikin, ihwal materi yang dipaparkan oleh Moeldoko dalam acara pelatihan Direktorat Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf yang digelar di Hotel El-Royale, Kepala Gading, Jakarta pada 21 Februari 2019.

Baca: Mengubah-ubah Keterangan, Saksi Kubu Jokowi Ditegur Hakim MK

Materi tersebut dipermasalahkan Tim Hukum Prabowo-Sandi, berjudul "Kecurangan adalah Bagian Dalam Demokrasi". Iwan mencecar Anas mulai dari siapa yang menggodok materi pelatihan itu, apa maksud judul pelatihan tersebut, berikut dengan poin-poin materi yang dipaparkan Moeldoko.

Awalnya, Anas yang merupakan Koordinator Bidang Pelatihan Direktorat Saksi TKN Jokowi - Ma'ruf menjelaskan poin-poin yang dipaparkan oleh Moeldoko dalam materinya. 

"Jadi, apa posisi anda dalam kepanitiaan pelatihan tersebut, apakah steering comitee, ketua atau apa?," tanya Iwan dalam sidang sengketa pilpres di gedung MK, Jakarta pada Jumat, 21 Juni 2019.

"Ya kepanitiaan ini bersifat ad hoc," ujar Anas.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Iya, tapi maksudnya apa posisi anda, steering ad hoc kah? Apa terlibat dalam pembuatan materi kah?," tanya Iwan lagi.

"Jadi saat penyusunan dulu waktu itu, situasinya enggak seserius ini," ujar Anas. Pernyataan Anas itu sontak mengundang tawa peserta sidang.

Anas kemudian menegaskan bahwa posisinya merupakan Koordinator Bidang Pelatihan Direktorat Saksi TKN Jokowi - Ma'ruf yang mengetahui sebagian besar materi di yang dipaparkan di setiap pelatihan.

Baca: Saksi Jokowi Sebut Keponakan Mahfud MD Tak Ikut Pelatihan

Ihwal materi yang dipaparkan Moeldoko berjudul "Kecurangan adalah Bagian Dalam Demokrasi", kata Anas, maksudnya adalah untuk mengantisipasi banyaknya jenis kecurangan dalam pemilu. "Dibuat judulnya seperti itu hanya untuk membuat keterkejutan. Supaya orang bertanya-tanya maksudnya," ujar tenaga ahli Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jokowi Deklarasi Perang Judi Online: Satgas Segera Rampung

4 jam lalu

Banyak orang melakukan judi online karena ingin kaya secara instan. Padahal, ada banyak bahaya judi online. Mulai dari masalah finansial hingga kesehatan. Foto: Canva
Jokowi Deklarasi Perang Judi Online: Satgas Segera Rampung

Presiden Jokowi mengatakan pemerintah secara serius memberantas judi online.


Jokowi Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Judi, Jangan Judi, Jangan Judi Online

4 jam lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Jokowi Wanti-wanti Masyarakat: Jangan Judi, Jangan Judi, Jangan Judi Online

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyoroti masalah sosial yang timbul akibat judi online.


Majelis Rakyat Papua Usul ke Jokowi Pertimbangkan Pemekaran Mimika

6 jam lalu

Agustinus Anggaibak, Ketua Majelis Rakyat Papua, Papua Tengah dan Koordinator MRP se-Papua memberikan keterangan  usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 12 Januari 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Majelis Rakyat Papua Usul ke Jokowi Pertimbangkan Pemekaran Mimika

Koordinator MRP se-Papua Agustinus Anggaibak, mengklaim pemekaran dibutuhkan demi kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikan usai bertemu Jokowi.


Jokowi Buka Jakarta Fair 2024

6 jam lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat memberi keterangan pers di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 10 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Buka Jakarta Fair 2024

Presiden Jokowi secara resmi membuka Jakarta Fair di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.


Terkini: Anggota DPR Pertanyakan ke Bahlil yang Sebut Investasi di IKN Tak Macet, Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

6 jam lalu

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Bahlil mengatakan bahwa Starlink sudah mengantongi izin investasi di Indonesia. Berdasarkan data pengurusan izin investasi Online Single Submission (OSS) yang dikantonginya, jumlah investasi yang ditanamkan Starlink di Indonesia hanya Rp30 miliar. Tak hanya itu, jumlah tenaga kerja yang terdaftar juga hanya 3 orang. TEMPO/M Taufan Rengganis
Terkini: Anggota DPR Pertanyakan ke Bahlil yang Sebut Investasi di IKN Tak Macet, Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa proses investasi di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur tidak macet.


Begini Tugas Ipar Jokowi, Sigit Widyawan, Sebagai Komisaris BNI

7 jam lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Begini Tugas Ipar Jokowi, Sigit Widyawan, Sebagai Komisaris BNI

Sigit Widyawan kembali diangkat menjadi komisaris BNI yang kedua kalinya. Ada sejumlah tugas ipar Presiden Jokowi itu sebagai komisaris.


Mendiang Permadi, Pindah Partai Hingga Usul Pemakzulan Jokowi

10 jam lalu

Politikus senior Partai Gerindra, Permadi ungkap agenda melengserkan Jokowi.
Mendiang Permadi, Pindah Partai Hingga Usul Pemakzulan Jokowi

Permadi terlebih dahulu di PDIP, lalu bergabung ke Gerindra. Ia permah usulkan pemakzulan Presiden Jokowi.


Habib Luthfi Boyong Pengusaha Asing Bertemu Jokowi

11 jam lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbincang dengan Habib Luthfi bin Yahya saat bertakziah ke rumah duka Syarifah Salma binti Hasyim bin Yahya di Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu, 29 Mei 2024. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Habib Luthfi Boyong Pengusaha Asing Bertemu Jokowi

Habib Luthfi membawa sejumlah pengusaha asing menemui Presiden Jokowi. Mereka membahas urusan bisnis.


Politikus Senior Gerindra Permadi Satrio Wiwoho Meninggal Dunia

11 jam lalu

Politikus senior Partai Gerindra, Permadi Satria Wiwoho (tengah) didampingi penasehat hukumnya bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus)  Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin 27 Mei 2019. Permadi diperiksa sebagai saksi terlapor oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya, terkait kasus penyebaran kebencian dan dugaan makar. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Politikus Senior Gerindra Permadi Satrio Wiwoho Meninggal Dunia

Politikus senior Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho meninggal pada Rabu, 12 Juni 2024. Permadi tutup usia di umur 84 tahun.


Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

11 jam lalu

Bagaskara Ikhlasulla Arif. FOTO/x
Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

Pengangkatan kerabat Jokowi sebagai petinggi di BUMN menuai berbagai reaksi di kalangan masyarakat