Prabowo Ungkap ke Eropa untuk Cek Cedera Setelah Kampanye Keras

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat tiba di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Senin 3 Juni 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat tiba di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Senin 3 Juni 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Prabowo Subianto mengungkapkan alasannya pergi ke luar negeri. Menurut calon presiden nomor urut 02 itu, ia ke Eropa untuk check up kesehatan.

    Baca juga: Sandiaga: Prabowo Transit di Dubai dan Cek Kesehatan di Eropa

    Prabowo mengungkapkan hal tersebut saat mengucapkan bela sungkawa atas kepergian istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

    Prabowo mengucapkan permohonan maaf karena tak bisa hadir pada proses pemakaman Ani Yudhoyono pada Ahad, 2 Juni 2019. “Karena saya masih dalam perjalanan menuju Eropa, melaksanakan chek up cedera saya setelah kampanye keras,” kata Prabowo.

    Prabowo tak mengungkap cedera apa yag dia alami. Namun saat berbicara dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Prabowo mengatakan ada masalah pada kakinya. Luhut pun menawarkan untuk mengenalkan Prabowo dengan seorang dokter yang bisa mengobati penyakitnya itu.

    Ketua Umum Partai Gerindra itu pergi ke luar negeri sejak 28 Mei 2019.  Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memberitahu soal kepergian Prabowo ke Eropa itu. “Mungkin untuk rekam medisnya. Kan selama ini beliau selalu mengecek kesehatan di Eropa. Jadi Dubai itu tempat transit, dan menuju titik yang lain saya juga gak tahu,” ujar Sandiaga di Media Center Prabowo - Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu 29 Mei 2019.

    Baca juga: Prabowo Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Ani Yudhoyono

    Dalam penelusuran Tempo, Prabowo kerap berobat di Swiss. Ia biasa menjalani sejumlah perawatan medis pada sebuah klinik di tepi danau Zurich, sekitar satu setengah jam bermobil dari Bern, ibukota negara itu.

    “Pak Prabowo terakhir berobat sebelum masa kampanye,” kata seorang warga negara Indonesia yang bermukim di Swiss kepada Tempo, Rabu 29 Mei 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.