Jawab Ganjar, BPN: Kemenangan Jokowi di Jateng Bukan Prestasi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebelum berangkat ke Palu, Sulawesi Tengah, dari Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Surakarta Ahad, 30 September 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebelum berangkat ke Palu, Sulawesi Tengah, dari Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Surakarta Ahad, 30 September 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade tak sepakat dengan pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ihwal penyebab kemenangan pasangan calon 01 Joko Widodo alias Jokowi - Ma'ruf Amin di Jawa Tengah. "Menurut kami ada indikasi kecurangan luar biasa di sana sehingga suara 01 meningkat. Jadi bukan karena prestasi tim mereka," kata Andre kepada Tempo, Sabtu, 11 Mei 2019.

    Baca juga: Jokowi - Ma'ruf Unggul 92 Persen Suara di Provinsi Bali

    Saat didesak, Andre tak membeberkan rinci kecurangan apa saja yang dimaksud. Namun dia mengklaim memiliki bukti-bukti kecurangan yang sudah dan tengah dikumpulkan.

    Sebagian temuan, kata dia, sudah dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum. Sebagian lainnya akan dilaporkan kemudian setelah data-data selesai dikumpulkan. "Ada indikasi oknum aparat berpihak, kepala daerah tidak netral, dan tekanan kepada kepala desa untuk mendukung 01."

    Sebelumnya, Ganjar Pranowo menyebut adanya posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno justru menambah semangat tim untuk meraih kemenangan. BPN Prabowo memiliki sejumlah posko di Jawa Tengah, di antaranya di Sumber, Solo, dan Klodran, Karanganyar.

    "Jadi semua semangat, semua bekerja dan alhamdulillah di Jawa Tengah kondusif ya, bekerjanya juga cukup serius. Kelompok masyarakat, kelompok ulama, kebetulan mereka solid untuk mendukung Jokowi-Maruf," kata Ganjar di Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019.

    Ganjar mencontohkan raihan suara di sejumlah daerah yang menurutnya mengejutkan, di antaranya Brebes, Tegal, Kebumen, dan Purbalingga. Alasannya, dirinya kalah di sejumlah daerah itu saat pemilihan kepala daerah 2018, tetapi suara Jokowi-Ma'ruf di pilpres unggul.

    Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan 77,37 persen atau 13.752.484 suara, sedangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno meraup 22,63 persen atau 4.019.733 suara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbandingan Kebutuhan Pria dan Wanita akan Protein per Hari

    Penelitian DRI menyebutkan kebutuhan rata-rata pria akan protein sekitar 56 gram per hari. Mudahnya, dibutuhkan 0,8 gram protein per kg berat tubuh.