Jika Ma'ruf Amin Ingin Bertemu Sekarang, Sandiaga: Saya Meluncur

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyapa para relawan saat mengecek proses rekapitulasi C1 di PPK Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, 25 April 2019. Kedatangannya tersebut merupakan untuk melihat langsung proses rekapitulasi C1 yang tengah berlangsung. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyapa para relawan saat mengecek proses rekapitulasi C1 di PPK Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, 25 April 2019. Kedatangannya tersebut merupakan untuk melihat langsung proses rekapitulasi C1 yang tengah berlangsung. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menyambut baik keinginan calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin yang ingin bertemu dengannya. Menurut Sandi, ia sebenarnya juga telah lama punya keinginan bertemu Ma'ruf.

    Berita terkait: Ma'ruf Amin Ingin Bertemu Sandiaga Uno

    "Sangat positif, sejak delapan bulan lalu, saya sudah minta (bertemu) lewat Ustad Yusuf Mansur dan lain-lain, tapi nggak ada respon,” kata Sandiaga di Insomniak Coffee and Lounge, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Kamis, 25 April 2019. “Waktu kampanye damai saya langsung bilang beliau selama 8 bulan ingin ketemu Kiai untuk minta arahan, tapi belum terlaksana."

    Sandiaga berujar jika Ma'ruf Amin memang ingin bertemu dengannya dalam waktu dekat, maka pertemuan ini adalah sesuatu yang ia tunggu-tunggu. "Kalau saya anytime, sekarang ditelepon saya akan langsung ketemu Kiai," ujar dia.

    Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin, sebelumnya mengatakan akan mengupayakan bertemu dengan calon wakil presiden oposisi, Sandiaga Uno. Pertemuan tersebut kata Ma’ruf, dimaksudkan sebagai salah satu upaya rekonsiliasi pasca Pilpres 2019.

     “Belum (bertemu Sandiaga), nanti lagi diupayakan,” ujar Ma’ruf saat ditanyai apakah akan bertemu dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin 22 April 2019.

    Sementara itu rencana pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo belum juga menemukan titik terang. Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, berpendapat pertemuan antara keduanya sebaiknya dilaksanakan setelah 22 Mei 2019 saja. "Moment yang tepat adalah setelah semua nanti ketok palu dari KPU," ujar Priyo di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis, 25 April 2019.

    Menurut Sandiaga Uno, pertemuannya dengan Ma'ruf Amin tak perlu menunggu 22 Mei 2019. "Silaturahmi, apalagi sebagai murid, kita tak perlu menunggu. Tidak bicara kompromi, tapi silaturahmi, sama-sama berkeyakinan pemilu jujur dan adil," ujar Sandiaga.

    Ia juga menuturkan dalam masa kampanye pilpres 2019, dirinya telah bertemu Ma'ruf Amin tiga kali di arena debat. Namun, kata dia, pertemuan-pertemuan itu belum memberi kesempatan keduanya bicara soal kebangsaan, terutama pemilu jujur dan adil. "Kalau misal beliau ingin ketemu sekarang, jam 15.00 saya meluncur," tutur Sandiaga.

    RYAN DWIKY ANGGRIAWAN | IRSYAN HASYIM | FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.