Kubu Prabowo Diundang Lihat Sistem Hitung Suara Milik Kubu Jokowi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Harian TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Moeldoko (kedua kanan) dan Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto (kanan) menyaksikan aktivitas pekerja di

    Ketua Harian TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Moeldoko (kedua kanan) dan Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto (kanan) menyaksikan aktivitas pekerja di "War Room Real Count" TKN di Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Penghitungan sementara suara nasional melalui "war room" TKN mencapai 14,66 persen atau 119.216 dari seluruh TPS. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengundang perwakilan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno untuk melihat sistem rekapitulasi penghitungan suara pemilihan presiden berdasarkan dokumen otentik C1.

    Baca: Hitung Sementara KPU: Jokowi 55,83 persen - Prabowo 44,15 persen

    "Kami undang lima personel, dua dari BPN dan tiga dari pengamat politik, dan disaksikan oleh media dan perwakilan mahasiswa untuk melihat pusat hitung suara kami," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 25 April 2019.

    Namun Hasto menantang agar setelah itu giliran perwakilan TKN yang menyambangi pusat hitung suara BPN. "Biar rakyat tahu, mana yang klaim dengan bukti, dan pihak mana yang memprovokasi," ujar Hasto.

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menjelaskan undangan ini sebagai reaksi akibat sikap BPN yang enggan membuka data namun kukuh mengklaim pemenang Pilpres adalah Prabowo-Sandiaga. Bahkan ia menduga BPN tengah melobi Bawaslu agar mendapatkan dokumen C1.

    "BPN juga tidak kompak menyebutkan tempat di mana rekapitulasi dilakukan. Karena itulah wajar, apabila publik menuduh bahwa klaim kemenangan yang dilakukan hanyalah tindakan provokasi tanpa bukti," tuturnya.

    Baca: Relawan Jokowi Gelar Syukuran Kemenangan Berdasarkan Quick Count

    Menurut Hasto, pihaknya menilai kejujuran merupakan satu indikator moral sederhana dalam politik. "Dengan sikap BPN yang tidak mau transparan dalam rekapitulasi, tidak bersedia diaudit, dan klaim sepihak kemenangan tanpa bukti, hanyalah bukti kuatnya indikasi kebohongan dalam politik," kata Hasto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.