Sandiaga Sakit, Presiden PKS: Istirahat, Jangan Ikut Hiruk Pikuk

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis, 18 April 2019. ANTARA

    Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis, 18 April 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, membenarkan kabar sakitnya calon wakil presiden 02, Sandiaga Uno. Sejak mendapat kabar Sandiaga masih lemah tadi pagi, Sohibul mengaku langsung menjenguk Sandiaga ke rumahnya.

    Baca juga: Sandiaga Periksa Kesehatan, Belum Tentu Hadir Syukuran Kemenangan

    “Ya saya menjenguk beliau karena tadi malam kan di Kertanegara (rumah Prabowo) makin ini. Tadi pagi saya kontak masih, ya sudah saya nengok,” kata Sohibul di depan kediaman Sandiaga, Pulombangkeng, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat 19 April 2019.

    Menurutnya keadaan Sandiaga saat ini semakin menurun. Ia menyebut banyak dari partai koalisi, menyarankan agar Sandiaga segera periksa kesehatan. Sepengetahuannya, gejala sakit Sandiaga yang nampak adalah flu.

    “Apa istilahnya itu imunitas menurun lah seperti itu. Makanya saya bilang sudah lah istirahat aja, gak perlu (ikut) hiruk pikuk sekarang,” ujarnya.

    Namun berbeda dengan keterangan yang sebelumnya diberikan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, Sohibul mengatakan Sandiaga tak akan diperiksa di rumah sakit. Tetapi akan diperiksa oleh dokter yang difasilitasi oleh dokter khusus.

    Sohibul pun memastikan Sandiaga tidak akan menghadiri syukuran kemenangan di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurutnya kondisi Sandiaga saat ini terlampau lemah, dan akan sulit untuk berjalan keluar rumah.

    Ketika ditanyai soal sebab menurunnya kondisi kesehatan Sandiaga, Sohibul menampik hal itu berkaitan dengan hasil hitung cepat atau quick count yang dilakukan berbagai lembaga survei. Hasil quick count itu menyebut Prabowo - Sandiaga kalah dari Jokowi - Ma'ruf.

    Baca juga: Deklarasi Kemenangan Prabowo, Ekspresi Sandiaga, dan Manuver SBY

    Meskipun menurutnya, bila pun itu terjadi, lumrah apabila kondisi kesehatan seseorang langsung melemah.

    “Kalau pun itu terjadi manusiawi kok. Biasa. Seseorang kan ketika punya harapan, dan harapan tersebut tidak sesuai pasti ada (kesehatan menurun),” ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.