Slank akan Gelar Konser Akbar Dukungan untuk Jokowi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Drummer Slank Bimbim (kanan), Bassist Slank Ivanka (tengah), dan Gitaris Slank Abdee Negara saat menyaksikan sebuah video klip berjudul #BarengJokowi dalam lauchingnya di Markas Slank, Gang Potlot, Jakarta, Jumat 15 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Drummer Slank Bimbim (kanan), Bassist Slank Ivanka (tengah), dan Gitaris Slank Abdee Negara saat menyaksikan sebuah video klip berjudul #BarengJokowi dalam lauchingnya di Markas Slank, Gang Potlot, Jakarta, Jumat 15 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Band legendaris Slank akan menggelar konser akbar untuk mendukung calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi dalam pemilihan presiden 2019. Konser kali ini bertajuk Konser Putih Bersatu Menuju Kemenangan Indonesia Maju di GBK, Jakarta pada 13 April 2019.

    Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dijadwalkan akan hadir. Konser ini serupa konser akbar “Salam 2 Jari” di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada 5 Juli 2014. Abdee Negara, personil Slank, mewakili Gerakan #BarengJokowi selaku penyelenggara, mengatakan, konser ini lebih dari sekadar dukungan pemenangan.

    "Ini merupakan sebuah perayaan atas hasil usaha dan kerja nyata dari kepemimpinan Pak Jokowi bersama semua masyarakat dalam membangun Indonesia menuju negara maju dan makmur," kata Abdee lewat keterangan tertulis pada Jumat, 5 April 2019.Capres Jokowi menghadiri Konser Salam 2 Jari di Gelora Bung Karno, Senayan, 5 Juli 2014. Foto : Jay Subiyakto

    Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Erick Thohir, menyambut baik dukungan tersebut dan memfasilitasi penggunaan Gelora Bung Karno (GBK) untuk kebutuhan perhelatan akbar tersebut.

    Ketua Cakra 19 Andi Widjajanto sebelumnya mengatakan, konser ini merupakan jurus pamungkas sebagai puncak gelombang relawan menjelang hari-H pemungutan suara, laiknya konser salam dua jari di Gelora Bung Karno pada pemilihan 2014 silam.

    Acara pamungkas ini, ujar Andi, sangat efektif meningkatkan suara di hari-hari terakhir menjelang pemungutan suara. Pada 2014, ujar dia, survei terakhir kemantapan pemilih itu 87 persen. Dimana elektabilitas Jokowi sebesar 46 persen dan Prabowo sebesar 48 persen.

    "Lalu kami buat strategi 7 hari membalikkan keadaan, termasuk konser salam 2 jari. Dan Jokowi menang," ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK pada 2014 ini di bilangan Pasar Minggu, Jakarta pada Rabu malam, 6 Februari 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.