Pasang Target 60 persen, Ma'ruf Amin Kampanye Jakarta Bersatu

Reporter

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin berorasi saat hadir pada kampanye terbuka di Lapangan Kamboja, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Sabtu 30 Maret 2019. Kampanye terbuka tersebut dihadiri calon Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 tersebut pada Pemilu serentak 17 April mendatang. ANTARA FOTO/Dodo Karundeng

TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, hari ini, Ahad, 31 Maret 2019 berkampanye di Plaza Timur Senayan, Jakarta. Kampanye terbuka bertajuk Jakarta Bersatu untuk Indonesia Maju ini, menurut Ma’ruf dihadiri berbagai elemen pendukung pasangan calon Jokowi - Ma'ruf Amin. “Hari ini Jakarta Bersatu untuk Indonesia Maju, dari berbagai elemen menyatu untuk mendukung 01,” kata Ma’ruf.

Pada pidatonya Ma’ruf menyebut bahwa kemenangan di Jakarta cukup krusial karena Jakarta merupakan cerminan Indonesia. Kampanye ini dilakukan sebagai upaya untuk mencapai target, menang di DKI Jakarta sebesar 60 persen suara. “Maksimalnya sih terserah. Pokoknya jangan kurang 60 (persen), itu prinsipnya.”

Baca: Tak Sepakat Hendropriyono, Ma'ruf Amin Sebut ...

Dimulai sejak pukul 10.00, ratusan massa berkaos putih, dengan gambar sablon 01 memenuhi lokasi. Ma'ruf hadir dengan mengenakan kemeja putih dengan kopiah hitam.

Dalam kampanyenya Ma'ruf mengatakan di Jakarta tidak ada yang termakan berita hoax. “Di Jakarta orang sudah pinter.” Ma'ruf mengatakan hanya orang bodoh yang percaya hoaks. Sedangkan di Jakarta tidak ada orang bodoh. “Semua pinter, karena itu tidak akan bisa dipengaruhi oleh hoaks dan fitnah.”

Baca: Dilaporkan ke Bawaslu, Ma'ruf Amin: Apa Salah ...

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia nonaktif ini mengimbau agar pendukungnya tidak ragu hadir ke tempat pemungutan suara. Ia mengatakan tak perlu takut bila ada yang menakut nakuti. “Pemilu adalah mencari pemimpin terbaik.”
 
Pemilu bertujuan mencari pemimpin terbaik, bukan perang. “Ini kok perang?” Tidak apa-apa jika ada perbedaaan. “Berbeda agama saja boleh,” kata Ma'ruf Amin.






Inilah Sejarah KA Argo Parahyangan yang Dikabarkan Bakal Ditutup jika KCJB Beroperasi

2 jam lalu

Inilah Sejarah KA Argo Parahyangan yang Dikabarkan Bakal Ditutup jika KCJB Beroperasi

KA Argo Parahyangan dikabarkan akan ditutup saat KCJB mulai beroperasi. Begini sejarah dan fasilitas di KA Argo Parahyangan.


Profil ENHYPEN, Grup Vokal Korea Selatan yang akan Konser di Jakarta pada Maret 2023

7 jam lalu

Profil ENHYPEN, Grup Vokal Korea Selatan yang akan Konser di Jakarta pada Maret 2023

ENHYPEN adalah boyband K-pop pertama yang dibuat oleh Belift Lab


Kapolri Dapat Brevet Hiu Kencana dari Calon Panglima TNI Yudo Margono, Lemkapi: TNI - Polri Solid

2 hari lalu

Kapolri Dapat Brevet Hiu Kencana dari Calon Panglima TNI Yudo Margono, Lemkapi: TNI - Polri Solid

Lemkapi menilai penyematan Brevet Hiu Kencana oleh KSAL Laksamana Yudo Margono kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo merupakan bukti TNI - Polri solid.


Jawab Jakpro Soal Pengalihan Kampung Susun Bayam, DKI: Belum Ganti Pengelola

2 hari lalu

Jawab Jakpro Soal Pengalihan Kampung Susun Bayam, DKI: Belum Ganti Pengelola

Sarjoko menyatakan belum mendapat informasi terbaru soal pengalihan pengelolaan Kampung Susun Bayam dari Jakpro ke Pemprov DKI Jakarta.


Intip Koleksi Mobil 3 Tokoh Berambut Putih, Mana yang Paling Keren?

3 hari lalu

Intip Koleksi Mobil 3 Tokoh Berambut Putih, Mana yang Paling Keren?

Berikut daftar koleksi mobil dari tiga tokoh politik atau pejabat yang memiliki warna rambut putih, dilansir dari situs LHKPN:


Anak Buah Heru Budi Pastikan Penghapusan Wali Kota dan Bupati di Jakarta Tidak Benar, Begini Penjelasannya

5 hari lalu

Anak Buah Heru Budi Pastikan Penghapusan Wali Kota dan Bupati di Jakarta Tidak Benar, Begini Penjelasannya

Anak buah Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono menyatakan penghapusan wali kota dan bupati setelah Jakarta tak lagi jadi ibu kota, tidak benar.


Gagal Atasi Endemi Rokok sehingga Perokok Anak Meningkat, Koalisi Sipil Beri Rapor Merah untuk Jokowi - Ma'ruf

5 hari lalu

Gagal Atasi Endemi Rokok sehingga Perokok Anak Meningkat, Koalisi Sipil Beri Rapor Merah untuk Jokowi - Ma'ruf

Menurut Ifdhal Kasim, kabinet Jokowi - Ma'ruf tidak hadir selama ini dalam menangani masalah epidemi rokok di Tanah Air.


Soroti Mafia Hukum, Mahfud Md Sitir Hadits: Negara Akan Hancur Jika Diperintah dengan Tidak Benar

5 hari lalu

Soroti Mafia Hukum, Mahfud Md Sitir Hadits: Negara Akan Hancur Jika Diperintah dengan Tidak Benar

Menkopolhukam Mahfud Md menyoroti keberadaan mafia hukum di negeri ini. Kemudian dia menyitir soal pesan Nabi tentang mengurus negara.


Heru Budi Bentuk Tim Kecil Bahas Tata Ruang Jakarta usai Ibu Kota Negara Pindah

6 hari lalu

Heru Budi Bentuk Tim Kecil Bahas Tata Ruang Jakarta usai Ibu Kota Negara Pindah

Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono membahas nasib Jakarta pasca-pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan dengan Kepala Bappenas


Suharso Monoarfa Usul Jakarta Tanpa Wali Kota dan Bupati, Ahli: Gubernur Kedodoran

6 hari lalu

Suharso Monoarfa Usul Jakarta Tanpa Wali Kota dan Bupati, Ahli: Gubernur Kedodoran

Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri Djohermansyah Djohan menyebut di Jakarta, wali kota dan bupati adalah perpanjangan tangan gubernur.