Sekelompok Masyarakat Gelar Deklarasi Putih untuk Prabowo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor 02 Prabowo Subianto saat menyapa warga Banten di Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Sabtu 16 Maret 2019. TEMPO/Joniansyah

    Capres nomor 02 Prabowo Subianto saat menyapa warga Banten di Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Sabtu 16 Maret 2019. TEMPO/Joniansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah massa yang mengaku gabungan dari ulama dan masyarakat se-Jakarta Selatan mengelar "Deklarasi Putih" untuk pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ketua panitia Deklarasi Putih Abdul Idris mengklaim ada sekitar 200 ulama se-Jakarta Selatan yang ikut deklarasi itu.

    Baca juga: Alasan Prabowo Pilih Manado Titik Pertama Kampanye Terbuka

    "Secara lahiriah yang kami tampilkan putih pakaian dari atas sampai bawah. Secara batiniah niat suci kami mendukung Prabowo-Sandi," kata Abdul di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Ahad, 24 Maret 2019.

    Abdul mengatakan deklarasi itu sebagai bentuk dukungan kepada paslon 02 itu. Dia mengaku optimistis Prabowo-Sandiaga bisa membawa Indonesia menjadi negara yang adil makmur dengan mengatasi kemiskinan dan kebodohan.

    "Tidak ada yang kami inginkan, yang kami inginkan hanya Prabowo-Sandiaga menjadi pemimpin kami," ucapnya.

    Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang hadir di lokasi mengatakan, deklarasi ini semakin menunjukkan besarnya dukungan kepada jagoannya. Menurut dia, yang diperlukan kubunya sekarang adalah menjaga militansi dan kepercayaan diri dari seluruh pendukung di sisa masa kampanye ini.

    "Antusiasme rakyat dan umat luar biasa besar sehingga semuanya ini adalah sesuatu yang spontan dari masyarakat," kata Muzani di lokasi yang sama.

    Baca juga: Alasan Keluarga Pendiri Muhammadiyah Dukung Prabowo

    Dalam sambutannya, Muzani menyinggung beberapa isu miring yang menerpa Prabowo. Belakangan ini, kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini, beredar isu bahwa tak akan ada maulid, tahlil, dan acara keagamaan sejenisnya jika Prabowo-Sandiaga menang. Selain itu ada pula isu bahwa Kementerian Agama akan dipimpin golongan radikal.

    Dia menampik isu itu. Menurut Muzani, Prabowo telah berjanji di hadapan pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terkait kriteria Menteri Agama ini.

    "Saya saksinya, Pak Prabowo mengatakan Menteri Agama harus diduduki orang yang berhaluan ahlu sunah waljamaah," kata Muzani. "Jadi saudara-saudara jangan teruskan berita bohong itu."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?