Pro Sandiaga, Keluarga Besar Uno Gorontalo Bantah Dukung Jokowi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin, bersalaman dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, usai Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. REUTERS/Willy Kurniawan

    Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin, bersalaman dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, usai Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Gorontalo - Ikatan Keluarga besar Uno Provinsi Gorontalo membantah memberikan dukungan politik untuk pasangan calon presiden nomor urut 1 Joko Widodo - Ma'ruf Amin pada pemilihan presiden 2019.

    Menurut Yorsrizal Uno, salah satu pengurus Ikatan Keluarga Besar Uno Provinsi Gorontalo, sikap politik mereka adalah mendukung Sandiaga Uno sebagai calon Wakil Presiden yang berpasangan dengan calon presiden Prabowo pada pemilihan Presiden 2019. Karena itu petisi mendukung calon presiden Jokowi yang beredar bukanlah sikap resmi Ikatan Keluarga Besar Uno Provinsi Gorontalo.

    Berita terkait: Kubu Prabowo - Sandi Yakin Suara Mereka Tak Tergrus di Gorontalo

    Sebelum ini telah beredar luar di ranah maya sebuah petisi yang mengatas namakan Keluarga Besar Uno dan menyatakan dukungan kepada Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Petisi bertanggal 28 Februari 2019 tersebut mencantumkan 13 nama dengan nama belakang Uno, namun hanya 12 yang menerakan tanda tangan. Pada urutan pertama tercantum nama Rudi Hartono Uno.

    Rizal menegaskan Keluarga Besar Uno yang ada di Gorontalo berjumlah ribuan orang. "Dan 13 orang yang tanda tangan petisi itu tidak menjadi representasi keluarga besar Uno, apalagi yang 4 orang masih tercatat sebagai siswa SMP,” kata Rizal dia saat dihubungi Tempo, Jumat, 1/3.

    Rizal mengatakan pengurus ikatan keluarga besar Uno Provinsi Gorontalo sebenarnya ingin menanggapi dan meluruskan petisi tersebut, namun hal itu akan dilakukan setelah pengurus meminta klarifikasi kepada pembuat petisi. “Rencananya hari ini kami jumpa pers bersama keluarga yang tanda tangan. Prinsipnya petisi yang muncul itu bukan sikap resmi keluarga besar Uno."

    Rudi Uno, penggagas petisi dukungan untuk calon presiden Joko Widodo mengatakan tanda tangan 13 orang  keluarga Uno pada petisi tersebut merupakan bentuk komitmen untuk mengedepankan kepentingan bangsa ketimbang keluarga. Langkah ini juga dilakukan sebagai wujud apresiasi terhadap kinerja presiden Jokowi.

    “Saya yang juga merupakan pengurus Partai Hanura di Gorontalo tentu punya kewajiban memenangkan pak Jokowi di Pilpres nanti. Jadi tanda tangan itu benar adanya,” kata Rudi kepada Tempo

    Meski demikian, Rudi yang saat ini merupakan calon anggota legislatif (caleg) DPRD Provinsi Gorontalo dari Partai Hanura, enggan mengatakan petisi itu merupakan sikap resmi keluarga besar Uno Gorontalo. Dia hanya menegaskan ada 12 orang yang menanda tangani petisi dukungan tersebut

    Petisi dukungan itu telah disampaikan Rudi Hartono Uno dalam silaturahmi yang diadakan Tim Kampanye Daerah Gorontalo dengan Jokowi, Kamis 28 Februari 2019 malam.  Dan 12 orang yang menanda tangani dukungan adalah: Rudi Hartono Uno, Masud Uno, Miska Uno, Muliadi Uno, Hartati Uno, Hasan Uno, Fira Uno dan Renaldi Uno.

    BUDHY NURGIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.