Survei Indopolling: Jokowi Ungguli Prabowo di Jawa Barat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (kanan) bersalaman dengan capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (kanan) bersalaman dengan capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Indopolling Network menunjukkan elektabilitas Jokowi – Ma’ruf Amin mengungguli pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Jawa Barat. Elektabilitas Jokowi – Ma’ruf sebesar 41,7 persen, sementara Prabowo - Sandi sebesar 37,9 persen. Sisanya, 20,4 persen belum menentukan pilihan.

    Baca juga: Kata Erick Thohir Soal Survei Eletabilitas Jokowi Vs Prabowo

    “Jawa Barat makin seru, karena Prabowo menang signifikan di Jabar pada 2014 lalu. Sekarang mengalami penurunan yang cukup tajam,” ujar Direktur Eksekutif Indopolling Network Wempy Hadir kepada Tempo pada Jumat, 15 Februari 2019.

    Pada pemilihan presiden 2014 lalu, pasangan Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan suara 59,78 persen. Sementara itu, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla mendapat suara 40,22 persen. Wempy menjelaskan, tergerusnya dukungan Prabowo di Jawa Barat, tak terlepas faktor kepuasan yang cukup tinggi atas kinerja pemerintahan Jokowi.

    “Jika mayoritas publik tidak puas terhadap kinerja Jokowi, maka pemilih Prabowo tentu tidak akan berpindah pilihan. Banyaknya program infrastruktur ke Jawa Barat memberikan bonus elektoral bagi Jokowi – Ma’ruf,” ujar Wempy.

    Berdasarkan hasil sigi Indopolling, tingkat kepuasan masyarakat Jawa Barat terhadap Jokowi mendekati 60 persen. Dari berbagai hasil kerja pemerintahan pusat, masyarakat menilai kinerja yang paling berhasil adalah membangun sarana dan prasarana infrastruktur. Sebesar 76,3 persen masyarakat Jabar menilai pemerintah berhasil membangun infrastruktur.

    Survei Indopolling dilakukan dengan metode multistage random sampling selama periode Januari 2019. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Jawa Barat, yang punya hak pilih pada Pemilu Legislative dan Pilpres tahun 2019, yaitu mereka yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Jumlah sampel sebanyak 1200 responden, dengan sampling error + 2,8 % pada tingkat kepercayaan 95%. Responden yang terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Setiap pewawancara bertugas untuk satu kelurahan yang hanya terdiri dari 10 responden.

    Baca juga: BPN Klaim Selisih Elektabilitas Prabowo ke Jokowi Tinggal 1 Digit

    Jawa Barat sebelumnya diketahui sebagai lumbung suara Prabowo pada Pemilihan Presiden 2014. Saat itu Prabowo mendapat suara 59,78 persen dan Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla mendapat 40,22 persen.

    Dalam survei yang digelar LSI Denny JA, partai koalisi pendukung Jokowi juga memenangkan pertarungan di Jawa Barat dengan angka 40,9 persen sedangkan partai koalisi Prabowo - Sandiaga mendapat 10,3 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.