Bantah Dijadikan Alat Jokowi, Ma'ruf Amin: Memangnya Saya Pacul

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin menyampaikan pidato kunci dalam seminar Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019. Seminar yang diadakan oleh Komunitas Profesional Peduli Teknologi Keuangan dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia tersebut bertujuan untuk memberikan informasi secara menyeluruh terkait kesiapan keuangan syariah di Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

    Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin menyampaikan pidato kunci dalam seminar Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019. Seminar yang diadakan oleh Komunitas Profesional Peduli Teknologi Keuangan dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia tersebut bertujuan untuk memberikan informasi secara menyeluruh terkait kesiapan keuangan syariah di Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin membantah isu yang menyebut dirinya hanya dijadikan alat oleh Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilpres 2019. "Katanya Ma'ruf Amin hanya menjadi alat. Memangnya saya ini pacul apa, yang jadi alat 'kan pacul. Saya ini (mantan) Rais Aam, Ketua Umum MUI, masa jadi pacul," kata Ma'ruf saat menghadiri peringatan Harlah Ke-93 NU di Lapangan Prawitasari, Cianjur, Jawa Barat, Kamis, 14 Februari 2019.

    Baca juga: Ma'ruf Amin Ingin Jenguk Istri SBY, Ani Yudhoyono

    Ma'ruf mengatakan bahwa Presiden Jokowi tidak mungkin menjadikan seorang kiai sebagai alat untuk keuntungan pilpres. "Masa Pak Jokowi serendah itu, kiai dijadikan alat, namanya menghina Pak Jokowi itu, 'ente' jangan sembarangan 'ngomong'," ujar Ma'ruf.

    Ia menekankan bahwa pembuat isu dirinya dijadikan alat adalah pihak yang ingin memperkeruh suasana. "Itu tukang bikin waswas, masa dijadikan alat. Akan tetapi, kalau dijadikan alat untuk membangun kemaslahatan dan membuat Indonesia maju, tentu saya siap," jelas Ma'ruf Amin.

    Baca juga: Dorong Akses Keuangan Syariah, Ma'ruf Amin Bicara Fintech

    Dalam peringatan Harlah Ke-93 NU di Cianjur, turut hadir Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa sekaligus Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar, Rais Syuriah PCNU Cianjur K.H. Abdul Qodir Rozi, dan Ketua Tanfiziah PCNU Cianjur K.H. Khaerul Anam. Selain menghadiri harlah NU, Ma'ruf yang merupakan Mustasyar PBNU juga akan bersilaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di Cianjur, Jawa Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?