Fadli Zon: Makin Menyerang di Debat Capres, Jokowi Semakin Jatuh

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01 Joko Widodo atu Jokowi (kiri) berjalan bersama capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    Capres nomor urut 01 Joko Widodo atu Jokowi (kiri) berjalan bersama capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota dewan pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Fadli Zon, mengatakan belum tahu-menahu soal gaya seperti apa yang akan ditampilkan Prabowo Subianto dalam debat capres menghadapi Jokowi. Menurut Fadli, pihaknya akan mengikuti flow (arus) suasana saat debat berlangsung nantinya.

    Baca: Sandiaga Janji Prabowo Beri Sesuatu yang Berbeda di Debat Capres

    "Kami belum tahu seperti apa. Apa mau diserang? Kalau saya sih berpendapat, semakin tinggi dia (Joko Widodo) nyerang, semakin tinggi juga dia jatuhnya," kata Fadli di Seknas Prabowo - Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februari 2019.

    Menurut Fadli, Prabowo akan berbicara secara datar, rasional, dan terukur menghadapi capres inkumben Joko Widodo di debat kedua nanti. Soal penguasaan materi, Fadli mengatakan Prabowo telah menguasai materi di luar kepala.

    "Di luar kepala lah soal data-datanya. Bahkan beliau sudah menulis buku tentang Paradoks Indonesia dan Indonesia Menang. Kalau soal itu (penguasaan materi) Insya Allah tidak ada masalah," ujar Fadli.

    Untuk pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan dalam debat kedua nanti, Fadli mengaku ia dan Prabowo sama-sama belum memiliki gambaran. Ia hanya mengatakan soal infratruktur di era Jokowi dengan kebutuhan riil dari masyarakat. "Kalau kami lihat kan masyarakat nggak bisa makan infrastruktur? Makannya nasi, nah sembako dan kebutuhan-kebutuhannya semakin mahal, sementara daya beli turun," tutur Fadli.

    Selain itu, Fadli juga berujar debat kedua nanti akan banyak diisi oleh kritik kubu Prabowo terhadap janji-janji kampanye 2014 lalu. "Apa yang dijanjikan Pak Jokowi mengenai swasembada gagal total semua. Infrastruktur banyak yang gagal kok, banyak yang mangkrak. Saya kira sebagian besar apa yang dijanjikan itu tidak tercapai," tutur Fadli Zon.

    Baca: Banyak Pendukung Prabowo Dihukum, Zulhas: Pemerintah Tidak Adil

    Berbeda dengan debat sebelumnya, pada debat kedua pada 17 Februari 2019 hanya mempertemukan kedua calon presiden, yakni Prabowo dan Jokowi. Tema debat capres kedua adalah sumber daya alam, energi dan pangan, lingkungan hidup, dan infrastruktur.

    Debat kedua Prabowo menghadapi Jokowi akan berlangsung di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Debat akan dipandu oleh dua moderator, Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki. Acara ini bakal disiarkan oleh stasiun televisi Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), Inews, Global TV, dan Media Nusantara Citra (MNC).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.