Kubu Jokowi - Ma'ruf: Kami Siap 99,9 Persen Hadapi Debat Capres

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin tiba untuk mengikuti pengundian dan penetapan nomor urut pada Pemilihan Presiden 2019 di kantor KPU, Jakarta, Jumat 21 September 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin tiba untuk mengikuti pengundian dan penetapan nomor urut pada Pemilihan Presiden 2019 di kantor KPU, Jakarta, Jumat 21 September 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Komunikasi Politik Jokowi - Ma'ruf Amin, Usman Kansong mengatakan sudah 99,9 persen siap menghadapi debat capres. "Jadi 0,01 nya tinggal tampil saja," kata mantan Pemimpin Redaksi Media Indonesia ini kepada Tempo, Senin, 14 Januari 2019.

    Baca: Debat Capres Tiga Hari Lagi, Ini Persoalan Mendesak Ma'ruf Amin

    Usman bercerita, dalam debat kali ini yang menjadi fokus tim adalah Ma'ruf Amin. Sebab, Ketua Majelis Ulama Indonesia ini satu-satunya kandidat yang belum pernah mengikuti forum resmi adu gagasan tersebut.

    Selasa pekan lalu, Ma'ruf Amin sudah melakukan simulasi debat di ruang rapat lantai lima Gedung High End. Tim kampanye menggelar simulasi semirip mungkin dengan debat sebenarnya, dipandu oleh eks presenter Tina Talisa.

    "Makin bagus grafiknya dari sisi penyampaian, tidak lagi melebar kemana-mana. Kami happy lah," kata Usman sambil tersenyum.

    Tadi malam, koordinator tim debat Jokowi- Ma'ruf, Abdul Kadir Karding juga menyambangi ulama sepuh itu untuk mematangkan persiapan debat. "Saya memperjelas soal mekanisme debat kepada Pak Kiai malam ini," ujar Karding saat ditemui Tempo di Rumah Situbondo pada Ahad malam, 13 Januari 2019.

    Karding menjelaskan, pada prinsipnya Ma'ruf Amin merupakan sosok ulama yang jago berdebat. Di Nahdlatul Ulama, ujar dia, Ma'ruf terbiasa berdebat dalam forum seperti halaqah ulama. "Dalam soal debat, kiai tidak ada masalah. Problem kiai itu hanya durasi waktu, karena beliau terbiasa berdebat dengan waktu yang panjang," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf ini.

    Untuk itu, kata Karding, tim harus betul-betul memberitahukan dengan jelas ihwal mekanisme debat kepada Ma'ruf Amin. Selain soal waktu, tim juga memperhatikan pemilihan diksi untuk debat nanti. "Kami berupaya memilih kata yang tepat untuk menyampaikan pesan, yakni kata yang gampang dicerna memiliki daya tarik dan hope yang tinggi," ujar dia.

    Berhubung KPU sudah memberikan kisi-kisi pertanyaan debat maka tim juga sudah bisa mempersiapkan jawaban yang juga didiskusikan dengan paslon. "Dalam banyak hal, jawaban yang sudah kami buat. Itu dikritisi dan diperkaya oleh Kiai Ma'ruf. Hampir seluruh poin itu pasti diperkaya," ujar Ketua DPP PKB ini.

    Simak juga: Mengintip Visi Misi Jokowi Bidang HAM di Debat Capres 17 Januari

    Selanjutnya, menjelang hari-H, calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi juga akan ikut bergabung melakukan simulasi debat capres bersama Ma'ruf Amin. Namun, TKN enggan membocorkan lokasi dan waktu pelaksanaan simulasi debat tersebut. "Rahasia itu," kata Karding sambil tersenyum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?