Pidato Jokowi di Alumni UI, Gerindra: Untuk Downgrade Prabowo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade saat ditemui setelah Diskusi Polemik Tagar di Tjikini Lima, Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu, 12 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade saat ditemui setelah Diskusi Polemik Tagar di Tjikini Lima, Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu, 12 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan pidato Joko Widodo atau Jokowi di acara Deklarasi Alumni Universitas Indonesia (UI) Sabtu, 12 Januari 2019 kemarin, tidak otentik melainkan buatan tim sukses untuk men-downgrade Prabowo Subianto. Ia bahkan mengatakan massa alumni Universitas Indonesia (UI) yang hadir merupakan alumni pemeran pengganti alias stuntman.

    Baca juga: Jokowi: Kalau Mau Memimpin, Jangan Coba-coba Dong

    "Ya acaranya di-setting, pidatonya diseting, bahkan kami tahu lah daya tarik Pak Jokowi kan mulai berkurang. Di mana-mana acara perlu mengerahkan massa sekarang," ujar Andre saat dihubungi Tempo Ahad 13 Januari 2019.

    Andre menilai pidato Jokowi yang banyak mengkritik Prabowo, didesain khusus oleh tim sukses untuk memunculkan citra Jokowi seorang pemimpin pemberani. "Patut diduga itu timses yang buat, bukan Pak Jokowi yang buat pidato itu," kata Andre.

    Jokowi menghadiri acara alumni UI di kompleks Gelora Bung Karno pada Sabtu, 12 Januari 2019. Dalam acara itu, Jokowi menyampaikan pidato yang mendapat sambutan meriah dari peserta.

    Baca juga: Addie MS Pimpin Iringan Lagu di Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi

    Dalam pidatonya, Jokowi mengingatkan pentingnya optimisme dalam membangun bangsa ini. Jokowi mengingatkan, jangan sampai ada pesimisme diantara masyarakat. "Jangan sampai ada yang bilang Indonesia bubar, jangan sampai ada yang bilang indonesia punah. Saya kadang kadang jengkel dan marah untuk hal-hal seperti itu," ujar dia.

    Jokowi juga menyinggung soal pemimpin yang harus punya pengalaman. "Di setingkat kota saja saya butuh 1,5 tahun belajar. Apalagi kalau belum punya pengalaman, langsung mengelola negara. Butuh berapa tahun pertanyaan saya?," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.