Yusril Ihza Mahendra Mengaku Beri Masukan Soal HAM pada Jokowi

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Yusril Ihza Mahendra mengaku sudah diminta oleh Tim Kampanye Nasional atau TKN Jokowi - Ma'ruf memberikan masukan terkait dengan materi debat capres dan cawapres. Materi debat yang diminta adalah terkait dengan masalah hukum dan HAM. Posisi Yusril saat ini sebagai kuasa hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin.

    Baca: Moeldoko Sebut Agenda Jokowi Tak Ganggu Persiapan Debat Capres

    "Pak Erick Thohir (Ketua Tim TKN Jokowi - Ma'ruf Amin) juga bicara sama saya tentang masukan-masukan, tentang materi dari debat capres khusus mengenai masalah hukum dan masalah HAM. Tentu akan saya berikan," kata Yusril di Kantor Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

    Namun, pakar Hukum dan Tata Negara ini, tidak mau memaparkan masukan seperti apa yang diberikan kepada Jokowi - Ma'ruf. Debat capres pada putaran pertama akan berlangsung di Bidakara Jakarta pada 17 Januari 2019.

    Ketua Umum Partai Bulan Bintang atau PBB ini menambahkan, masalah penegakan hukum dan HAM adalah persoalan yang paling penting dalam sebuah negara. Yusril meyakini bahwa pasangan calon nomor urut 01 mampu menjelaskan masalah tersebut dalam debat.

    "Ya, kalau berdebat, ya tentu bisa. Tentu tidak semua orang menguasai semua masalah. Tetapi yang pokok-pokok itu harus dipahami," ujar Yusril.
    Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 30 November 2018. Selain itu, dua tokoh ini menunaikan salat Jumat bersama di Masjid Baitussalam, Kompleks Istana. TEMPO/Ahmad Faiz

    Menurut Yusril, ada beberapa hal yang mungkin tidak dikuasai Jokowi. Namun, sebagai presiden, Jokowi dinilai Yusril mampu menguasai sejumlah hal yang bersifat fundamental.

    "Saya pikir presiden manapun, pasti tidak akan menguasai semua masalah. Tapi masalah apa yang paling fundamental di suatu bidang tertentu, ya harus dipahami".

    Di tempat terpisah, Ketua TKN Jokowi - Ma'ruf, Erick Thohir, menyebut nama Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi salah satu mentor debat. JK dilibatkan karena dianggap berpengalaman dalam mengatasi persoalan negara sekaligus pernah tiga kali mengikuti debat pilpres.

    "Tentu masukan dari beliau banyak. Hal yang positif ketika figur seperti Pak JK bisa menjadi bagian dari mentor debat," kata Erick seusai melaporkan persiapan debat pilpres kepada Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

    Erick juga mengaku telah mendapatkan saran dari Wapres JK terkait persiapan debat capres putaran perdana. "Saya melaporkan kepada beliau (JK) persiapan untuk debat. Alhamdulillah beliau kasih masukan, dan memang nanti sudah menjadi catatan yang akan kita persiapkan".

    ANTARA | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.