Tiga Ucapan Ma'ruf Amin yang Kontroversi di 2018

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berencana membagikan 5.000 buah bola futsal bertuliskan KMA (Kiai Ma'ruf Amin) ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewi Nurita/TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Sudah empat bulan masa kampanye calon presiden dan calon wakil presiden berlangsung. Blunder-blunder dari kedua kubu tak terhindarkan. Tak terkecuali bagi Ma'ruf Amin. Beberapa kali, Calon Wakil Presiden nomor urut 01 ini harus mengklarifikasi pernyataannya yang membuat kontroversi di tengah masyarakat. Berikut beberapa pernyataan blunder Ma'ruf Amin:

Baca: Ngabalin Bela Ma'ruf Ucapkan Natal: Jangan Mempolitisir Agama

1. Pidato Budek Buta

Ma’ruf menggunakan istilah budek dan buta pada saat menyampaikan sambutan pada acara deklarasi Barisan Nusantara di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Timur, Sabtu 10 November 2018. "Orang yang sehat dapat melihat jelas prestasi yang ditorehkan Pak Jokowi, kecuali orang yang budek saja enggak mau mendengar informasi dan orang yang buta saja yang enggak bisa melihat kenyataan". Begitu bunyi pernyataan Ma'ruf saat itu.

Baca: Ma'ruf Amin: Hanya Orang Buta-Budek yang Tak Akui Sukses Jokowi

Ma'ruf didemo sekelompok orang disabilitas karena pernyataannya itu. Kubu penantangnya, timses Prabowo - Sandiaga menyebut bahwa pernyataan tersebut merendahkan kaum disabilitas. Ma'ruf juga dilaporkan ke Bawaslu atas pernyataannya tersebut, atas dugaan penghasutan dan mengganggu ketertiban dalam kampanye.

Ma'ruf awalnya hanya mengklarifikasi dan menjelaskan maksudnya. Setelah didemo dan dilaporkan ke Bawaslu, dua pekan kemudian, Ma'ruf Amin menerima puluhan tamu yang merupakan kaum disabilitas di kediamannya, Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta pada Sabtu, 24 November 2018. Ma'ruf juga meminta maaf jika ucapannya soal budek dan buta beberapa waktu lalu, dianggap menyinggung kaum disabilitas.

"Saya sudah mengklarifikasi bahwa ucapan itu tidak bermaksud merendahkan. Tapi kalau ucapan tersebut masih dianggap melukai, saya minta maaf karena saya tidak bermaksud menghina fisik," ujar Ma'ruf Amin di kediamannya, Sabtu malam, 24 November 2018.

Ma'ruf mengatakan, bahwa dirinya tidak mungkin menghina kaum disabilitas, karenanya cucunya sendiri, adalah termasuk kamu disabilitas, karena tidak bisa mendengar dan memakai alat bantu dengar. "Jadi enggak mungkin saya menghina cucu sendiri," ujar Ma'ruf.

Simak: Ma'ruf Amin Tegaskan Budek dan Buta untuk Orang Ingkari Kenyataan

Ma'ruf berulang-ulang mengklarifikasi bahwa pidatonya saat itu, ditujukan untuk orang yang tidak mengakui adanya kenyataan pembangunan di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. "Saya menggunakan istilah yang tuli dan buta itu, tapi yang saya maksud bukan secara fisik, tapi soal hati," ujar Ma'ruf.






Intip Koleksi Mobil 3 Tokoh Berambut Putih, Mana yang Paling Keren?

3 hari lalu

Intip Koleksi Mobil 3 Tokoh Berambut Putih, Mana yang Paling Keren?

Berikut daftar koleksi mobil dari tiga tokoh politik atau pejabat yang memiliki warna rambut putih, dilansir dari situs LHKPN:


Soroti Mafia Hukum, Mahfud Md Sitir Hadits: Negara Akan Hancur Jika Diperintah dengan Tidak Benar

5 hari lalu

Soroti Mafia Hukum, Mahfud Md Sitir Hadits: Negara Akan Hancur Jika Diperintah dengan Tidak Benar

Menkopolhukam Mahfud Md menyoroti keberadaan mafia hukum di negeri ini. Kemudian dia menyitir soal pesan Nabi tentang mengurus negara.


Arab Saudi - Jepang Menang di Piala Dunia 2022, Wapres Sebut Kekuatan Sepak Bola Berubah

7 hari lalu

Arab Saudi - Jepang Menang di Piala Dunia 2022, Wapres Sebut Kekuatan Sepak Bola Berubah

Wapres Ma'ruf Amin menilai ada kebangkitan sepak bola Asia di Piala Dunia 2022 setelah Timnas Arab Saudi dan Timnas Jepang menang di laga perdana.


Capaian Zakat Baru 10 Persen dari Potensi, Wapres: Kalau Sudah 90 Persen Tak Ada Lagi Orang Miskin

9 hari lalu

Capaian Zakat Baru 10 Persen dari Potensi, Wapres: Kalau Sudah 90 Persen Tak Ada Lagi Orang Miskin

Ma'ruf berharap, ke depan, ada aturan mengenai zakat layaknya sertifikasi halal yang telah diwajibkan untuk semua produk di Indonesia.


Jubir Wapres Tepis Isu Jokowi - Ma'ruf Amin Renggang: Gorengan Itu Tak Benar

10 hari lalu

Jubir Wapres Tepis Isu Jokowi - Ma'ruf Amin Renggang: Gorengan Itu Tak Benar

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin akhirnya bersua kembali, setelah lebih dari sebulan tidak bertemu dan bertatap muka secara langsung.


Wapres Ma'ruf Amin Berharap Panitia Piala Dunia U-20 Tiru yang Baik dari Qatar

10 hari lalu

Wapres Ma'ruf Amin Berharap Panitia Piala Dunia U-20 Tiru yang Baik dari Qatar

Wapres Ma'ruf Amin berharap panitia pelaksana Piala Dunia U-20 di Indonesia dapat meniru gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar.


Tutup Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin

10 hari lalu

Tutup Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin

Ma'ruf Amin berujar visi Muhammadiyah sejalan dengan visi Indonesia yang tengah diperjuangkan, yaitu mewujudkan Indonesia Emas 2045.


BEM UI Kritik Lagi Pemerintah Melalui Teater, Ini Sederet Kritikan BEM UI ke Pemerintahan Jokowi

15 hari lalu

BEM UI Kritik Lagi Pemerintah Melalui Teater, Ini Sederet Kritikan BEM UI ke Pemerintahan Jokowi

BEM UI adalah salah satu lembaga mahasiswa yang kerap menyuarakan kritikan terhadap kinerja Pemerintah Joko Widodo - Maa'ruf Amin.


Polarisasi di Masyarakat Masih Terjadi, NasDem Sebut Rekonsiliasi usai Pilpres 2019 Gagal

15 hari lalu

Polarisasi di Masyarakat Masih Terjadi, NasDem Sebut Rekonsiliasi usai Pilpres 2019 Gagal

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menyebut polarisasi di masyarakat imbas Pilpres 2019 masih ada dan dikhawatirkan berlanjut


Pancasila Sangat Relevan Hadapi Tantangan Zaman

16 hari lalu

Pancasila Sangat Relevan Hadapi Tantangan Zaman

Indonesia perlu konsisten menata, memperbaiki pengelolaan pemerintahan dari dimensi stabilitas, akuntabilitas kualitas yang berdadarkan nilai-nilai luhur Pancasila