JK Sebut Ada 3 Daerah Suara Jokowi - Ma'ruf kalah dari Prabowo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pengarah TKN bersama jajaran Dewan Penasihat dan petinggi TKN Jokowi-Ma'ruf usai menggelar rapat koordinasi di kediaman JK, Jalan Brawijaya Nomor 6, Jakarta Selatan pada Senin malam, 17 Desember 2018. Dewi Nurita/TEMPO

    Ketua Dewan Pengarah TKN bersama jajaran Dewan Penasihat dan petinggi TKN Jokowi-Ma'ruf usai menggelar rapat koordinasi di kediaman JK, Jalan Brawijaya Nomor 6, Jakarta Selatan pada Senin malam, 17 Desember 2018. Dewi Nurita/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla alias JK menyebut masih ada beberapa daerah yang akan mendapatkan perhatian penuh jelang Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Di daerah-daerah tersebut, suara dari pasangan Jokowi - Ma'ruf masih kalah dari pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

    Baca: Survei Internal: Ma'ruf Amin Belum Kerek Elektabilitas Jokowi

    "Ada daerah yang perlu kami tingkatkan," kata JK usai menggelar pertemuan dengan dewan pengarah dan dewan penasihat di kediaman pribadinya di Jalan Brawijaya Nomor 6, Jakarta Selatan pada Senin malam, 17 Desember 2018.

    Beberapa daerah yang dimaksud oleh JK adalah Jambi, Riau, dan Banten. Nah, dalam pertemuan ini, JK bersama para pimpinan partai pun ikut membahas elektabilitas Jokowi - Ma'ruf di daerah-daerah tersebut. "Kami evaluasi apa yang telah kami lakukan selama dua bulan terakhir ini, kemudian apa yang akan dilaksanakan pada bulan berikutnya," kata JK.

    Di Riau, misalnya, berdasarkan survei internal oleh tim pemenangan perolehan suara Jokowi - Ma'ruf baru mencapai 42 persen, atau kalah dari Prabowo - Sandiaga yang meraih 54 persen suara. Sementara di Banten, hasil sigi internal kubu Jokowi - Ma'ruf menunjukkan pasangan ini hanya meraup 39 persen suara, kalah dari Prabowo - Sandiaga yang mencapai 58,7 persen. Di Jambi, suara untuk Jokowi pun diketahui tengah menurun.

    JK mengatakan tim pemenangan pun akan tetap menggarap kantong-kantong suara Jokowi - Ma'ruf. Di Sumatera Utara, elektabilitas Jokowi - Ma'ruf sudah mencapai sekitar 56 persen, unggul dibandingkan Prabowo - Sandiaga 21 persen. Lalu di Sulawesi Selatan, Jokowi meraih 29 persen dan Prabowo 21 persen. "Tentu ada daerah yang suara tinggi, tetap dijaga," kata JK.

    Simak: Cerita Ma'ruf Amin soal Curhat Jokowi yang Dituduh Anti Islam

    JK menyebutkan bahwa daerah-daerah tersebut pasti menjadi perhatian utama dari Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf. Oleh sebab itu, tak hanya TKN yang akan turun langsung ke daerah, tapi juga melalui Tim Kampanye Daerah. Tapi JK tidak menyebutkan siapa orang yang akan terjun langsung ke daerah tersebut. "Kalo perang masih kami kasih tahu sih, rahasia dong," ujar JK sembari tertawa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.