Jumat, 16 November 2018

Sandiaga: Urusan Sederhana Sampai Politik Dibicarakan di Warkop

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menjawab pertanyaan warganet tentang ekonomi melalui live Instagram, di kediamannya, Jalan Pulombangkeng, Jakarta Selatan, Sabtu, 27 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menjawab pertanyaan warganet tentang ekonomi melalui live Instagram, di kediamannya, Jalan Pulombangkeng, Jakarta Selatan, Sabtu, 27 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno bakal mendorong usaha warung kopi di Indonesia. Sebab, ia melihat usaha warung kopi sedang berkembang. Ia berharap warung kopi Indonesia mampu bersaing dengan merk-merk luar negeri. “Saya melihat tahun ini bagus untuk usaha Warkop,” kata Sandiaga saat mengunjungi Warkop Azzahrah di Makassar, Ahad, 4 November 2018.

    Baca: Sandiaga Sebut Masih Lemah Gaet Masyarakat Pedesaan

    Oleh karena itu pada 2019 pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga akan mendorong usaha Warkop. Menurut dia, tempat ngopi memang asik untuk membicarakan pelbagai hal dari yang paling sederhana sampai urusan negara. “Urusan sederhana sampai urusan politik dibicarakan di warung kopi,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

    Sandiaga mengatakan ia bakal fokus untuk usaha kecil. Sebab, usaha kecil seperti warung kopi bakal menopang ekonomi bangsa dan juga membuka lapangan pekerjaan.

    Ia mencontohkan Warkop Azzahrah, pemiliknya mulai menjalankan usahanya dengan jualan kopi ditermos. Lalu sampai sekarang tumbuh berkembang menjadi besar. “Kopi Toraja Arabika berasa sekali aromanya dan tingkat keasamannya,” kata dia.

    Simak: Tim Pemenangan Prabowo - Sandiaga Memboikot Sementara Metro TV

    Pemilik usaha Wakop Azzahrah, Abdul menambahkan saat ini sudah tiga cabang yang dia buka yakni di Kabupaten Pangkep, Bone, dan Makassar. Dengan jumlah karyawan di Makassar 28 orang. “Sekarang total karyawan 50 orang,” kata Abdul. Dengan banyaknya karyawan, Sandiaga kemudian menimpali jika ada 1 juta Abdul di Indonesia maka bsa membuka lapangan kerja 50 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.