Sabtu, 20 Oktober 2018

TKN Jokowi - Ma'ruf Bertemu Aburizal Bakrie, Ini yang Dibicarakan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) berjalan bersama Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin Erick Thohir (kiri), Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto (kanan) dan perwakilan parpol-parpol Koalisi Indonesia Kerja usai pertemuan tertutup di Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018. ANTARA

    Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) berjalan bersama Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin Erick Thohir (kiri), Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto (kanan) dan perwakilan parpol-parpol Koalisi Indonesia Kerja usai pertemuan tertutup di Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menjamu ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin, Erick Thohir, di kediamannya Jalan Mangunsarkoro nomor 42, Jakarta pada Senin, 8 Oktober 2018 petang. Selain Erick, pertemuan itu juga dihadiri oleh Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto dan beberapa Sekjen dari beberapa partai pengusung Jokowi-Ma'ruf.

    Baca: Aburizal Bakrie Bertemu Erick Thohir dan Ketua Partai Koalisi 01

    "Kami membahas berbagai hal yang strategis bagi bangsa dan negara. Kami juga menerima arahan dari beliau dan juga kritik yang sangat positif bagi bekerjanya tim kampanye," kata Hasto seusai acara saat ditanya tentang maksud pertemuan TKN bersama Aburizal Bakrie itu.

    Menurut Hasto, Aburizal juga memberi arahan terkait pemilihan presiden 2019 berjalan secara berkualitas. Aburizal menyampaikan bahwa peningkatan kualitas demokrasi Indonesia dapat ditingkatkan dengan menampilkan hal-hal yang baik untuk bangsa dan negara. "Jadi sekali lagi saya sangat terkesan dengan keramah-tamahan beliau," ujar Hasto.

    Adapun Aburizal menuturkan pertemuannya dengan TKN Jokowi-Ma'ruf itu banyak diisi dengan diskusi. Salah satunya, kata Aburizal, soal struktur Undang-Undang Dasar 1945. Ia mengatakan telah berbicara mengenai UUD 1945 itu secara sangat singkat dengan TKN. "Sudah ada di benak kita semua bahwa perlu ada penataan kembali," ujar Aburizal.

    Baca juga: Menjadi Cawapres, Sandiaga Uno Terima Petuah dari Aburizal Bakrie

    Ia pun menjelaskan lagi soal arahanya kepada TKN. "Seperti yang disampaikan oleh presiden Jokowi sendiri bahwa ini kontestasi bukan satu peperangan," tuturnya.

    Erick mengatakan nasihat Aburizal yang disampaikan kepada TKN Jokowi-Ma'ruf dalam pertemuan itu luar biasa. Menurut Erick, nasihat itu tak hanya berbicara tentang hari ini namun juga di masa mendatang. Misalnya, dia melajutkan, pembicaraan mengenai UUD 1945 supaya Indonesia menjadi negara yang maju.

    "2045 itu 100 tahun Indonesia merdeka, tentu proses itu tidak bisa berjalan hanya lima tahun. Ini yang diharapkan oleh Pak Aburizal, bagaimana terus kita konsisten membangun bangsa ini," ucap Erick.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.