Sandiaga Minta Pendukungnya Nonton TV Saja saat Undian Nomor Urut

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno bersepeda pagi di GOR Bulungan pada Jumat, 21 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno bersepeda pagi di GOR Bulungan pada Jumat, 21 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno meminta pendukungnya tak terlibat dalam mobilisasi massa saat berlangsung undian nomor urut calon presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU) malam ini, Jumat, 21 September 2018. Ia beralasan, jika banyak massa yang turun, jalan di seputaran KPU akan macet.

    Baca: Sandiaga Mengawali Hari Undian Nomor Urut dengan Semangkuk Bubur

    "Kami enggak mau beban masyarakat bertambah karena kemacetan," kata Sandiaga saat ditemui di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat, 21 September 2018.

    Sandiaga dan pasangannya Prabowo Subianto berencana berangkat bersama dari markas pemenangan di Kertanegara, Jakarta Selatan. Nantinya, mereka akan masih melalui pintu utara KPU. Sedangkan, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dari pintu selatan.

    Mantan Wakil Gubenur DKI Jakarta itu memprediksi bakal terjadi kemacetan akibat konvoi pendukung. Karena itu, ia menyarankan kepada pendukungnya untuk menonton televisi dari rumah atau membaca media daring jika ingin mengikuti proses pengundingan nomor urut pasangan capres 2019.

    Baca: Hujan Pagi Hari, Sandiaga Mengepel Lapangan Sebelum Main Basket

    "Kalau macet, kasihan nanti Pak Anies (Gubernur DKI Anies Baswedan) tambah pusing. Jadi, stay saja di rumah," ujarnya.

    Soal persiapan untuk acara pengundian nomor urut, Sandiaga tak menjelaskan detail. Ia mengaku tak ada persiapan khusus.

    Sandiaga menuturkan, tim kampanyenya sedang mengirit pengeluaran anggaran. Itu yang menjadi alasan, kata dia, tidak ada agenda khusus saat acara pengundian nomor urut ataupun setelahnya. "Paling selamatan," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.