Gerindra: Prabowo Sudah Temui Gatot Bahas Tim Pemenangan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Panglima TNI Jenderal purnawirawan Gatot Nurmantyo (tengah) saat menghadiri diskusi di Jakarta Convention Center, 24 Juli 2018. TEMPO/Friski Riana

    Mantan Panglima TNI Jenderal purnawirawan Gatot Nurmantyo (tengah) saat menghadiri diskusi di Jakarta Convention Center, 24 Juli 2018. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah membicarakan tawaran bergabung untuk menjadi tim pemenangan kepada mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia Gatot Nurmantyo. "Komunikasi baik, Pak Prabowo sudah ketemu," kata Muzani di depan rumah Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin malam, 27 Agustus 2018.

    Namun, Muzani enggan merinci isi pembicaraan dalam pertemuan itu. Dia juga menolak menceritakan tanggapan Gatot atas ajakan itu.

    Baca: 
    Survei Alvara: Selisih Elektabilitas Jokowi dan ...
    Survei Alvara: Jokowi Ungguli Prabowo di 3 ...

    Struktur dan nama-nama yang akan mengisi tim pemenangan Prabowo-Sandiaga, kata Muzani, masih terus dibicarakan. Koalisi Prabowo masih mengkompilasi nama-nama yang akan terlibat. Tim pemenangan akan diisi perwakilan partai dan tokoh-tokoh nasional.

    "Nanti, nantilah (akan kami sampaikan)...  Semua yang kontribusinya bisa untuk perbaikan bangsa ini akan kami minta," ujar Muzani.

    Baca: Tiga dari The New Prabowo Subianto Menurut ... 

    Gatot Nurmantyo belum menyatakan dukungannya di pemilihan presiden 2019. Di sisi lain, dua relawan yang sebelumnya mengajukan Gatot sebagai calon presiden atau wakil presiden, terbelah.

    Relawan Selendang Putih Nusantara melabuhkan dukungan ke Prabowo - Sandiaga, sedangkan relawan Gatot Nurmantyo untuk Rakyat (GNR) memilih Jokowi - Ma'ruf Amin. Kelompok kedua ini belakangan berganti nama menjadi Garda Nasional untuk Rakyat.

    Gatot tidak menanggapi panggilan telepon Tempo. Pesan yang dikirim ke nomornya dibaca tetapi tidak dibalas. (*)

    Lihat juga video: Ini Alasan Pendiri Warunk Upnormal Boyong Mesin Coffee Roaster ke dalam Kafe



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.