Minggu, 21 Oktober 2018

Golkar Usulkan Tiga Orang Ini untuk Jadi Tim Sukses Jokowi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Dari kanan ke kiri) Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Friedrich Paulus, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, bertemu untuk membahas struktur tim kemenangan calon presiden Joko Widodo di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Sabtu, 4 Agustus 2018. TEMPO/Syafiul Hadi

    (Dari kanan ke kiri) Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Friedrich Paulus, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, bertemu untuk membahas struktur tim kemenangan calon presiden Joko Widodo di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Sabtu, 4 Agustus 2018. TEMPO/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Fredrich Paulus mengatakan partainya telah menyiapkan tiga nama untuk diusulkan menjadi tim kampanye nasional pemenangan Joko Widodo atau Jokowi di pilpres 2019.

    Lodewijk mengatakan ketiga nama itu ialah Sekretaris Fraksi Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasastima, mantan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hajriyanto Y. Tohari, dan anggota DPR Noor Achmad. "Ada Pak AGK, Hajriyanto Thohari, dan Pak Noor Achmad," kata Lodewijk di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 4 Agustus 2018.

    Baca: Sekjen Partai Koalisi Jokowi Bertemu, Bahas Struktur Tim Sukses

    Tiga nama itu, kata Lodewijk, belum bersifat final karena ternyata struktur tim pemenangan yang telah dibentuk oleh para sekjen partai pendukung Jokowi memerlukan lebih banyak orang untuk menempati pos-pos yang ada. "Tadinya kami siapkan tiga, ternyata banyak (yang diperlukan)," ujarnya.

    Sembilan sekretaris jenderal partai pendukung Jokowi telah membentuk struktur tim kampanye nasional pilpres 2019. Struktur tim kampanye akan terdiri dari calon presiden dan wakil presiden yang posisinya sejajar dengan dewan pengarah dan tim penasihat. Dewan pengarah akan diisi oleh para ketua umum partai, sedangkan penasehat akan diisi oleh para tokoh-tokoh nasional.

    Baca: Sekjen Partai Koalisi Jokowi Bentuk Struktur Tim Pemenangan

    Di bawah pasangan capres-cawapres, akan ada ketua tim kampanye nasional, kemudian tim ahli, sekretaris, dan bendahara. Selanjutnya, di bawah sekretaris tim kampanye nasional dan para sekjen, akan ada sepuluh direktorat yang menangani bidang-bidang khusus.

    Sepuluh direktorat itu akan dipimpin masing-masing seorang direktur yang spesifik menanangi bidang-bidang khusus. Selain itu, akan ada koordinator-koordinator yang menangani pemenangan di setiap wilayah.

    Baca: Ahok Ingin Bebas Lebih Cepat, Jadi Tim Sukses Jokowi?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.