Sadar Diri, PAN Tegas Tak Ingin Jadi Oposisi di Parlemen

Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais (kedua kiri) didampingi Sekjen Eddy Soeparno (kiri) menyerahkan berkas pendaftaran partai kepada Ketua KPU Arief Budiman (kanan) di KPU Pusat, Jakarta, 13 Oktober 2017. PAN secara resmi mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta-Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengatakan tak ingin menjadi oposisi di parlemen. Eddy tegas menyampaikan hal ini terlepas dari apa pun sikap politik yang akan diambil PAN nantinya, apakah bergabung ke koalisi pemerintah atau berada di luar pemerintahan.

"Apa pun opsi yang akan kami putuskan, yang saya bisa katakan sekarang saya tidak mau oposisi di parlemen untuk pembentukan kerja sama dengan teman-teman yang ada di parlemen," kata Eddy dalam diskusi Para Syndicate di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Juli 2019.

Eddy menyatakan ingin bekerja sama dengan partai-partai lainnya, termasuk partai koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Empat partai pendukung Jokowi-Ma'ruf masuk lima besar pemenang pemilihan legislatif 2019, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai NasDem.

"Saya akan bekerja sama dengan sahabat-sahabat saya dari PDIP, Golkar, NasDem. Untuk apa, ya, untuk membentuk struktur parlemen ke depannya," kata Eddy.

Dia melanjutkan, PAN tak bisa menafikkan realita hasil pileg 2019. Partai berlambang matahari terbit ini berada di urutan kedelapan dari sembilan partai peserta Pemilu 2019 yang lolos ke parlemen. Kondisi ini, menurutnya, membuat PAN harus berkomunikasi dengan baik dan bekerja sama dengan partai lain. "Kita kan juga ingin mendapatkan posisi-posisi yang cukup sentral di parlemen," ujarnya.

Eddy mengatakan, selama ini banyak suara dari daerah yang menginginkan PAN tetap menjadi oposisi. Dia berujar seruan itu akan dipertimbangkan, tetapi bukan berarti PAN menjadi oposisi di Dewan Perwakilan Rakyat. "Nanti PAN bisa-bisa tidak mendapatkan posisi yang strategis. Isu-isu yang kita angkat nanti, yang kita perjuangkan, kita advokasi, mungkin bisa tidak ada gemanya," kata dia.






Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

2 hari lalu

Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta menuju Pemilu 2024 tidak ada demokrasi transaksional. Maksudnya?


Soal Anies Baswedan Siap Maju Capres, Sekjen Nasdem : Sekedar Calon Gampang, Bisa Menang Gak?

9 hari lalu

Soal Anies Baswedan Siap Maju Capres, Sekjen Nasdem : Sekedar Calon Gampang, Bisa Menang Gak?

Sekjen Nasdem Jhonnya G Plate menyatakan partainya tak mau buru-buru memutuskan nama Anies Baswedan sebagai calon presiden mereka.


Ini Alasan Megawati Sebut Istilah Koalisi Partai Rancu

12 hari lalu

Ini Alasan Megawati Sebut Istilah Koalisi Partai Rancu

Menurut Megawati, sistem politik yang dipakai di Indonesia tidak memungkinkan membuat adanya koalisi parpol.


PPP Pastikan Koalisi dengan PAN dan Golkar Tetap Berjalan Walau Suharso Dicopot

19 hari lalu

PPP Pastikan Koalisi dengan PAN dan Golkar Tetap Berjalan Walau Suharso Dicopot

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani memastikan partainya tetap berkomitmen di KIB meskipun terjadi pergantian pucuk pimpinan.


Albania Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Ada Apa?

20 hari lalu

Albania Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Ada Apa?

Hubungan kedua negara tegang sejak 2014, ketika Albania menerima sekitar 3.000 anggota kelompok oposisi Iran yang diasingkan


Pemberhentian Suharso Monoarfa PPP, PAN: Semoga Dinamikanya Cepat Selesai

23 hari lalu

Pemberhentian Suharso Monoarfa PPP, PAN: Semoga Dinamikanya Cepat Selesai

PAN berharap dinamika yang terjadi di tubuh PPP setelah Suharso Monoarfa diberhentikan bisa segera selesai dan tak berpengaruh ke KIB.


Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

25 hari lalu

Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

Jika tren ini berlanjut, hanya Golkar yang diprediksi akan lolos parliamentary threshold untuk Pemilu 2024


Pendiri SMRC Khawatir PAN dan PPP Tak Lolos ke Parlemen dalam Pemilu 2024

27 hari lalu

Pendiri SMRC Khawatir PAN dan PPP Tak Lolos ke Parlemen dalam Pemilu 2024

Dalam Pemilu 2024 diprediksi PAN dan PPP sulit lolos ke parlemen. Sebab dalam survei SMRC, PAN diduga suaranya ditarik partai besutan Amien Rais.


Penerimaan Anies Baswedan di Kalangan Nahdliyyin Jatim Diklaim Meningkat

28 hari lalu

Penerimaan Anies Baswedan di Kalangan Nahdliyyin Jatim Diklaim Meningkat

Anies Baswedan dianggap mampu mengentaskan kemiskinan di DKI Jakarta.


KIB Akan Gelar Pertemuan di Semarang, Bicarakan Soal Capres?

30 hari lalu

KIB Akan Gelar Pertemuan di Semarang, Bicarakan Soal Capres?

KIB akan menggelar pertemuan di Semarang dalam waktu dekat. Lanjutan dari pertemuan di Jakarta dan Surabaya.