Jawab Abdullah Hehamahua, BPN: Prabowo Bukan Seorang Pengkhianat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade, saat ditemui di Media Center Prabowo - Sandiaga, di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 25 Juni 2019. TEMPO/Egi Adyatama

    Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade, saat ditemui di Media Center Prabowo - Sandiaga, di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 25 Juni 2019. TEMPO/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengatakan Prabowo bukan seorang pengkhianat. Ia menanggapi pernyataan mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi Abdullah Hehamahua saat aksi halal bihalal Persaudaraan Alumni 212 di Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.

    Baca juga: TKN Pastikan Jokowi dan Prabowo Akan Bertemu Setelah Putusan MK

    "Saya sampaikan, Pak Prabowo bukan seorang pengkhianat. Sering dikhianati iya, tapi Pak Prabowo bukan seorang pengkhianat," kata Andre ketika dihubungi, Jumat, 28 Juni 2019.

    Abdullah sebelumnya mengomentari rencana rekonsiliasi Prabowo dan calon presiden inkumben Joko Widodo seusai putusan sengketa hasil pemilihan presiden 2019 oleh Mahkamah Konstitusi. Abdullah menilai rekonsilitasi adalah hal baik, tetapi dia mengkritik jika rekonsiliasi itu berujung pada bagi-bagi kursi.

    "Kalau rekonsiliasi Prabowo-Sandi mengakui kemenangan Jokowi sehingga kemudian mendapatkan beberapa kursi, itu namanya pelacur," kata Abdullah usai melakukan aksi halal bihalal Persaudaraan Alumni 212 di Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.

    Anggapan Prabowo bakal mengkhianati perjuangan ini mencuat di tengah santernya kabar pertemuan dengan pihak Jokowi. Ditengarai sudah bertemu dengan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan, sejumlah sumber menyebut ada tawaran kursi menteri dan pimpinan parlemen untuk Partai Gerindra.

    Andre membantah Prabowo berniat mengkhianati perjuangan koalisi Indonesia Makmur dan pendukungnya di pilpres 2019. Politikus Partai Gerindra ini berujar, Prabowo bakal mendengarkan aspirasi pendukung sebelum mengambil keputusan.

    Baca juga: TKN Pastikan Jokowi dan Prabowo Akan Bertemu Setelah Putusan MK

    "Dan keputusan itu bukan dalam rangka politik dagang sapi, tapi demi kepentingan bangsa dan negara. Jadi saya ingin meluruskan pernyataan Pak Abdullah yang seakan-akan mencap begitu saja di ujung," kata Andre.

    Seusai putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak permohonan pihaknya, Prabowo berencana menggelar pertemuan dengan pimpinan partai koalisinya siang ini. Andre mengatakan Prabowo akan menghimpun masukan untuk menentukan arah politik ke depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.