Hipmi Undang Jokowi dan Sandiaga Buka Bersama Besok Sore

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bahlil Lahadalia dan Gubernur Banten Wahidin Halim seusai menghadiri pembukaan Rapimnas HIPMI di Hotel Novotel, Tangerang, Banten, 7 Maret 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bahlil Lahadalia dan Gubernur Banten Wahidin Halim seusai menghadiri pembukaan Rapimnas HIPMI di Hotel Novotel, Tangerang, Banten, 7 Maret 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Hipmi mengundang calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi dan calon wakil presiden Sandiaga Uno untuk menghadiri acara silaturahmi nasional dan buka bersama besok sore, Ahad, 26 Mei 2019. Acara itu digelar di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

    Baca juga: Begini Peta Dukungan Pengusaha ke Jokowi dan Prabowo

    "Insya Allah, akan dihadiri Bapak Presiden Jokowi dan Bang Sandi. Undangan kami demikian, semoga keduanya tak ada halangan,” ujar Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia lewat keterangan tertulis, Sabtu, 25 Mei 2019.

    Bahlil mengatakan, Jokowi diundang dalam kapasitasnya sebagai kader Hipmi senior yang berlaga di pemilihan presiden 2019 dan sebagai presiden terpilih. Adapun Sandiaga dianggap sebagai teladan mereka dalam berbisnis.

    Jokowi, kata Bahlil, tercatat sebagai anggota Hipmi Kota Solo. Sedangkan Sandiaga pernah menjadi Ketua Umum Hipmi periode 2005-2008.

    "Beliau (Jokowi) salah satu kader Hipmi terbaik dan mampu mencapai puncak karir politik tertinggi di tanah air. Begitu juga dengan Bang Sandi, role model kami dalam karir berbisnis di Hipmi,” ucap Bahlil.

    Bahlil tak menampik ia berharap silatnas ini bisa sekaligus menjadi ajang rekonsiliasi antara dua orang yang berkontestasi di pilpres 2019. Selain itu, ia juga memanfaatkan momentum Ramadan ini untuk bersilaturahmi dan menggelar buka bersama.

    "Kami berharap proses rekonsiliasi pascapilpres berjalan lancar, sebab para pemimpin mampu menjalin kembali kedamaian dan tali silaturahim," kata Bahlil yang juga Direktur Penggalangan Pemilih Milenial Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini.

    Bahlil mengklaim budaya bersaing dan bertarung telah mendarah daging di organisasi yang berdiri sejak tahun 1970-an ini. Meski demikian, setelah bertarung sengit kader Hipmi akan berdamai dan bersatu kembali seperti semula.

    “Di Hipmi itu ada slogan yang kuat sekali nafasnya ‘Bertanding untuk bersanding’,” ucap Bahlil.

    Bahlil juga berharapan agenda politik pilpres 2019 segera bergeser menjadi agenda ekonomi. Dia menganggap pilpres 2019 sudah usai dengan penetapan hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum dengan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin atas Prabowo Subianto-Sandiaga.

    Selain Jokowi dan Sandiaga, Bahlil mengimbuhkan, tamu undangan lain adalah pendiri Hipmi Abdul Latief, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang, dan mantan ketua umum lainnya.

    Sandiaga belum mengonfirmasi bakal hadir di acara tersebut. Dia mengaku memiliki agenda lain yang telah dijadwalkan jauh hari.

    "Besok itu saya sudah ada beberapa komitmen, salah satunya adalah review dari materi hukum (gugatan hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi)," kata Sandiaga di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 25 Mei 2019.

    Baca juga: Erwin Aksa : Hipmi dan Kadin, Kepalanya ke Jokowi, Badan ke Sandi

    Sandiaga menegaskan dirinya bukan sengaja ingin menghindari pertemuan dengan Jokowi di forum itu. "Enggak, enggak (menghindar) sama sekali," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.