Ungkit Pilkada DKI, BPN Minta Jokowi Telepon Langsung Prabowo

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, dalam debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu, 30 Maret 2019. Diedit dari ANTARA

    Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, dalam debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu, 30 Maret 2019. Diedit dari ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade, menyarankan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk langsung menghubungi calon presiden nomor 02, Prabowo Subianto, terkait rekonsiliasi.

    Baca: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Dinilai Krusial Segera Diwujudkan

    "Silakan telepon langsung Pak Prabowo tidak usah basa basi politik ingin ketemu, tapi tidak ada langkah kongkrit dari Pak Jokowi," kata Andre dalam diskusi Polemik Trijaya, Jakarta, Sabtu, 25 Mei 2019.

    Andre mengatakan, Jokowi dan Prabowo memiliki hubungan yang baik dan saling kenal satu sama lain. Bahkan, kata Andre, Prabowo lah yang mendatangkan Jokowi dari Solo ke Jakarta untuk mengikuti Pilkada DKI 2012, dan meyakinkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang semula ingin mendukung calon gubernur inkumben, Fauzi Bowo. Prabowo juga yang memodali Jokowi saat mencalonkan sebagai Gubernur DKI.

    Dengan kedekatan yang cukup lama, Andre mengatakan, keduanya memiliki nomor telepon masing-masing ajudan. Ia pun menyarankan agar Jokowi melakukan langkah nyata untuk menginisiasi pertemuan itu.

    "Sudah lah kita enggak butuh basa-basi politik. Telepon langsung saja. Masa lupa dulu dimodali, dibawa, masa lupa," katanya.

    Sejak pemilihan presiden berlangsung pada 17 April 2019, Jokowi telah menyampaikan keinginannya bertemu Prabowo. Ia bahkan mengutus seseorang untuk menemui Prabowo. Belakangan terungkap yang diutus Jokowi adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan. Namun, pertemuan Luhut dan Prabowo pun gagal.

    Baca: Jokowi Ungkap Pentingnya Ia Harus Bertemu Prabowo

    Sementara itu, Jokowi mengatakan bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK telah bertemu Prabowo, pada Kamis, 23 Mei 2019. Namun Jokowi mengaku belum mengetahui apa yang dibahas keduanya karena belum dapat laporan dari JK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.