TKN: Jika Ada Tawaran Jabatan ke Prabowo, Itu Niat Baik Jokowi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan menemui wartawan sebelum rapat sembilan sekjen partai pendukung capres dan cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Agustus 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan menemui wartawan sebelum rapat sembilan sekjen partai pendukung capres dan cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Agustus 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, menjawab pernyataan koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak yang mengklaim paslon 02 itu mendapat banyak tawaran jabatan dari kubu calon presiden inkumben Joko Widodo. Karding tidak membantah ataupun membenarkan.

    Baca: Pengamat: Tawaran Jabatan ke Prabowo untuk Meredam Tensi Politik

    "Ya kalau benar ada tawaran-tawaran jabatan ke Pak Prabowo dan Pak Sandi, tentu itu harus dimaknai sebagai hal positif. Niat baik dari Pak Jokowi untuk betul-betul melaksanakan komitmen beliau yang akan menjadi presiden seluruh rakyat Indonesia," ujar Karding kepada Tempo pada Jumat, 24 Mei 2019.

    Menurut Karding, perbedaan tak menghalangi Jokowi untuk merangkul, berkompromi, dan bekerjasama dengan orang yang berbeda pilihan sebelumnya. "Bahkan kalau kelihatan mungkin mengemis-ngemis, enggak apa-apa, demi Indonesia. Saya kira publik akan memahami bahwa kami sudah maksimum membangun komunikasi. Paling tidak untuk merajut kembali persatuan," ujar Karding.

    Namun, Karding tidak menjawab dengan lugas tentang tawaran politik apa yang diberikan kubunya kepada Prabowo dan Sandiaga. "Sekali lagi (saya sampaikan), kalau itu benar informasi dari Mas Dahnil," ujar Karding menjawab politis.

    Sebelumnya, Dahnil Anzar mengklaim jagoannya mendapat banyak tawaran jabatan dari kubu calon presiden inkumben Joko Widodo. Namun, dia tak menyebut tawaran jabatan apa yang datang ke Prabowo dan Sandiaga. Namun menurut dia, Sandiaga berulang kali menyampaikan bahwa dirinya tak tertarik dengan tawaran itu. Dia mengklaim, Prabowo - Sandiaga tak ingin melakukan kompromi politik.

    "Banyak sekali tawaran-tawaran jabatan ke Prabowo, Bang Sandi. Bang Sandi tidak pernah tertarik. Dia tidak terbuka pada upaya lobi-lobi jabatan," kata Dahnil di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Mei 2019.

    Baca: Dahnil Klaim Banyak Tawaran Jabatan ke Prabowo - Sandiaga

    Kendati demikian, kata Dahnil, pada prinsipnya Prabowo terbuka jika Jokowi ingin bersilaturahmi. Namun dia menegaskan Ketua Umum Partai Gerindra itu tak ingin ada kompromi dengan kecurangan-kecurangan yang mereka temukan di pemilihan presiden 2019.

    "Kapan pun Pak Jokowi silaturahim ke Kertanegara atau ke Hambalang, Pak Prabowo itu welcoming," kata mantan Ketua Umum Pusat Pemuda Muhammadiyah ini.

    DEWI NURITA | BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.