Tugas Erick Thohir Belum Selesai, Masih Hadapi Gugatan di MK

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Thohir memberi sambutan saat acara

    Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Thohir memberi sambutan saat acara "Panggung Gemb1ra" Relawan Milenial KitaSatu di Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Dalam acara ini relawan diingatkan agar tetap menunggu hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU). TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan, tugasnya sebagai ketua tim kampanye masih belum berakhir karena masih ada gugatan dari pihak calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, melalui Mahkamah Konstitusi.

    Baca: TKN Jokowi Bentuk Tim Hukum Hadapi Sengketa Pilpres

    "TKN juga mengajukan permohonan sebagai pihak terkait dalam menghadapi gugatan sengketa hasil pemilu yang dimohonkan oleh capres-cawapres 02 ke MK," kata dia, kepada pers, di Kemang, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019.

    Erick berharap media dapat menulis fakta-fakta secara proporsional dalam pemberitaannya sehingga mendukung penegakan demokrasi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada media massa yang selama tujuh bulan terlahir, sejak dimulainya kampanye pemilu 2019, terus memberitakan secara proporsional, positif, dan profesional.

    Pada kesempatan itu, Erick mengatakan, dunia internasional mengakui dan memuji pemilu di Indonesia berjalan dengan aman, tertib, dan demokratis, dengan tingkat partisipasi pemilihnya sangat tinggi. "Pemilu 2019 diikuti sekitar 81 persen pemilih yang menggunakan hak pilihnya," katanya.

    Menurut dia, pada era demokrasi yang transparan saat ini, sepatutnya semua pihak saling menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi aturan perundangan.

    Baca: Mahfud MD Yakin MK Tangani Sengketa Hasil Pilpres dengan Benar

    Pada kesempatan itu, dia menyayangkan terjadinya situasi yang tidak diharapkan di era demokrasi saat ini yakni adanya aksi unjuk rasa yang menolak hasil pemilu. Menurut dia, dalam kompetisi pada era demokrasi saat ini, tentunya ada yang pihak menang dan ada yang kalah. "Itu adalah hal biasa dalam kompetisi," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?