Situng KPU Pukul 17.00 WIB: Jokowi 55 Persen, Prabowo 45 Persen

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bertopeng Capres Cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan aksi pesan damai di Solo, Jawa Tengah, Ahad, 21 April 2019. Aksi tersebut mengajak masyarakat untuk menunggu hasil rekapitulasi dan menghormati keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). ANTARA/Mohammad Ayudha

    Warga bertopeng Capres Cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan aksi pesan damai di Solo, Jawa Tengah, Ahad, 21 April 2019. Aksi tersebut mengajak masyarakat untuk menunggu hasil rekapitulasi dan menghormati keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) untuk pilpres 2019 hingga Senin, 19 Mei 2019 pukul 17.00, masih mencatat keunggulan pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin atas Prabowo - Sandiaga Uno. Jokowi - Ma’ruf meraih 77.947.979 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga mendapat 62.378.330 suara.

    Baca: Rekapitulasi KPU: Jokowi-Ma'ruf Menang Telak di Papua Barat

    Suara yang masuk ke KPU sudah mencapai atau 91,57 persen dari total suara hasil pencoblosan. Dilansir dari situs pemilu2019.kpu.go.id,  perolehan suara Jokowi - Ma'ruf  55,55 persen; sedangkan Prabowo - Sandiaga adalah 44,45 persen. Selisihnya 15.568.646 suara atau 11,10 persen. 
     
    Angka itu didapat dari penghitungan 744.803 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia.
     
    Perolehan suara Jokowi - Ma'ruf di Jawa Tengah mencapai 16.753.613 suara sedangkan Prabowo - Sandiaga memperoleh 4.930.350 suara. Di Bengkulu Jokowi - Ma'ruf mendapatkan 582.845 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga yakni 585.598 suara. Di Luar Negeri,  Jokowi - Ma'ruf memperoleh 568.130 suara dan Prabowo - Sandiaga yakni 221.866 suara.

    Mengenai Informasi Perhitungan Suara (Situng), Ketua KPU Arief Budiman mengatakan hasil penghitungan suara yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dimasukkan ke formulir C1. Formulir itu dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

    Arief menjelaskan proses penghitungan suara. KPPS-KPPS selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, dipindai masuk ke dalam server  KPU dan dipublikasikan. “Itu Situng," ujar Arief di Jakarta pada 17 April 2019.

    Baca: Ada Pelanggaran dalam Situng, KPU DKI: Tak Pengaruhi Hasil Resmi

    Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya dilakukan pada 22 Mei 2019. KPU tetap akan menggunakan perhitungan manual berjenjang untuk memutuskan hasil akhir Pemilu 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.