Rekapitulasi KPU: Jokowi-Ma'ruf Menang Telak di Papua Barat

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi (tengah) menyampaikan orasi pada kampanye terbuka di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Senin, 1 April 2019. Jokowi menargetkan kemenangan sebesar 80 persen di Papua Barat pada Pemilu Presiden 17 April mendatang. ANTARA

    Calon Presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi (tengah) menyampaikan orasi pada kampanye terbuka di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Senin, 1 April 2019. Jokowi menargetkan kemenangan sebesar 80 persen di Papua Barat pada Pemilu Presiden 17 April mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, menang di Provinsi Papua Barat. Dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara nasional di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, diketahui pasangan ini unggul telak dari lawannya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

    Baca juga:Jokowi Unggul di 16 dari 26 Provinsi yang Sudah Seelsai Rekapitulasi

    Berdasarkan hasil rekapitulasi, Jokowi-Ma'ruf mendapat 508.997 suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya mendapat 127.732 suara. Adapun suara tidak sah 12.462

    "Puji syukur, Puji Tuhan perolehan pilpres provinsi Papua Barat dinyatakan sah," kata komisioner KPU RI Wahyu Setiyawan, di lokasi, Jakarta, 18 Mei 2019.

    Rapat ini turut dihadiri oleh saksi dari kedua kubu dan partai politik. Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan dan anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin turut hadir.

    Ketua KPUD Papua Barat Amus Atkana mengatakan partisipasi masyarakat Papua Barat di pemilihan presiden 2019 ini mencapai 88 persen. "Semua masyarakat datang (ke TPS) dengan senang dan menggunakan hak pilihnya," ujarnya.

    Menurut Atmus, pemungutan suara di Papua Barat dilakukan dengan cara mendatangi TPS. Dari 13 Kabupaten/Kota di Papua Barat tidak ada satupun yang memakai sistem noken.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.