Data Situng KPU di 4 Provinsi 100 Persen: Jokowi Ungguli Prabowo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Kampung Anti Hoax, Joho, Manahan, berfoto bersama pria bertopeng Capres nomor urut 01 dan 02, Jokowi serta Prabowo Subianto saat aksi Ruwatan Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 24 April 2019. ANTARA/Maulana Surya

    Warga Kampung Anti Hoax, Joho, Manahan, berfoto bersama pria bertopeng Capres nomor urut 01 dan 02, Jokowi serta Prabowo Subianto saat aksi Ruwatan Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 24 April 2019. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Jakarta - Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) untuk Pilpres 2019 hingga Senin, 13 Mei 2019 pukul 11.15, mencatat empat provinsi telah merampungkan proses penghitungan suara. Berdasarkan data dari empat provinsi itu  pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

    Baca: Situng KPU: Di Madura Jokowi Kalah Telak dari Prabowo

    Jokowi - Ma’ruf meraih 3.789.850 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga mendapat  1.430.763 suara. Selisihnya mencapai 2.359.087. Keempat wilayah itu yakni Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Bali, dan Gorontalo. Dari hasil Situng KPU itu, Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin unggul.

    Perolehan suara Jokowi - Ma'ruf di Kepulauan Bangka Belitung mencapai 495.510 suara sedangkan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memperoleh 288.097 suara. Di Bengkulu Jokowi - Ma'ruf mendapatkan 582.628 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga yakni 585.436 suara.
     
    Di Bali, Jokowi - Ma'ruf memperoleh 2.342.435 suara dan Prabowo - Sandiaga yakni 212.577 suara. Untuk Gorantalo Jokowi - Ma'ruf mendapatkan 369.277 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga yakni 344.653 suara. 
     
    Mengenai Informasi Perhitungan Suara (Situng), Ketua KPU Arief Budiman mengatakan hasil penghitungan suara yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dimasukkan ke formulir C1. Formulir itu dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

    Arief menjelaskan proses penghitungan suara. KPPS-KPPS selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, dipindai masuk ke dalam server  KPU dan dipublikasikan. “Itu Situng," ujar Arief di Jakarta pada 17 April 2019.

    Baca juga: Hitung Sementara KPU, Jokowi Ungguli Prabowo di 4 Wilayah Jakarta

    Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya dilakukan pada 22 Mei 2019. KPU tetap akan menggunakan perhitungan manual berjenjang untuk memutuskan hasil akhir Pemilu 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.