Menang di 14 Kecamatan, Prabowo Ungguli Jokowi di Medan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Kampung Anti Hoax, Joho, Manahan, berfoto bersama pria bertopeng Capres nomor urut 01 dan 02, Jokowi serta Prabowo Subianto saat aksi Ruwatan Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 24 April 2019. ANTARA/Maulana Surya

    Warga Kampung Anti Hoax, Joho, Manahan, berfoto bersama pria bertopeng Capres nomor urut 01 dan 02, Jokowi serta Prabowo Subianto saat aksi Ruwatan Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 24 April 2019. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memperoleh suara terbanyak dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 di Kota Medan. Prabowo - Sandiaga meraup 54,34 persen suara berbanding 45,66 persen milik Jokowi - Ma’ruf Amin.

    Baca: Jokowi - Ma'ruf Kalah di Madura, Timses Tetap Syukuran Menu Sate

    Kepastian kemenangan Prabowo - Sandi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menyelesaikan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penghitungan Suara pada Ahad dinihari, 12 Mei 2019. “Paslon 02 meraih 645.209 suara. Sementara Paslon 01 mendapatkan 542.221 suara,” kata Ketua KPU Medan, Agussyah Damanik.

    Dari 21 kecamatan di Medan, Prabowo - Sandiaga menang di 14 kecamatan. Seperti Kecamatan Medan Perjuangan dengan perolahan 29.538 suara/52,84 persen  berbanding 26.361/47,16 persen, Medan Timur 32.050/50,88 berbanding 30.946/49,12, Medan Labuhan 37.014/59,75 persen berbanding 24.936/40,25 persen, Medan Tembung 43.798/60,53 persen berbanding 28.561/39,47, dan Medan Maimun 16.071/60 persen berbanding 10.716/40 persen.

    Prabowo - Sandiaga juga unggul di Kecamatan Medan Marelan 54.320/72,10 persen berbanding 21.017/27,90 persen, Medan Belawan 28.334/58,09 persen berbanding 20.444/41,91 persen, Medan Amplas 39.680/63,52 persen berbanding 22.789/36,48 persen, Medan Area 38.196/ 3,3 persen berbanding 22.146/36,70 persen dan Medan Sunggal 34.152/54,45 persen berbanding 28.575/45,55  persen.

    Baca juga: Prabowo Unggul di 11 Daerah Provinsi Riau

    Empat kecamatan terakhir yang dimenangkan Prabowo - Sandiaga adalah Medan Deli 50.575/60,06 persen berbanding 33.629/39,94 persen, Medan Helvetia 40.346/50,79 persen berbanding 39.092/49,21 persen, Medan Denai 47.616/60,45 persen berbanding 31.156/39,55 persen serta Medan Johor 42.894/56,69 persen berbanding 32.771/43,31 persen.

    Sedangkan Pasangan Jokowi - Ma’ruf hanya menang di tujuh kecamatan, yaitu Medan Petisah 24.486 / 64,87 persen berbanding 13.259 / 35,13 persen, Medan Polonia 15.251/54,52 persen berbanding 12.724/45,48 persen, Medan Baru 13.916/66,78 persen berbanding 6.922/33,22 persen, Medan Barat 23.242/51,19 persen berbanding 22.160/48,81 persen, Medan Tuntungan 34.237/72,88 persen berbanding 12.743/27,12 persen, Medan Kota 27.948/59,84 persen berbanding 18.756/40,16 persen, dan Medan Selayan 30.002/55,49 berbanding 24.061/44,51 persen.

    Kemenangan Prabowo - Sandiaga setidaknya memperkecil selisih perolehan suara masing-masing calon presiden dan wakil presiden di Sumatera Utara. Musababnya, Medan bersama dua kabupaten lain yaitu Deliserdang dan Nias Selatan menjadi daerah yang belum menyelesaikan rekapitulasi suara hingga Rapat Pleno KPU Sumatera Utara ditunda pada Kamis, 9 Mei 2019 lalu.

    Simak juga: Prabowo Unggul di Kota Bandung Setelah Disahkan KPU Jawa Barat

    Dari 30 kabupaten dan kota yang sudah selesai direkapitulasi KPU Sumatera Utara hingga Kamis lalu, pasangan Jokowi - Ma’ruf telah memperoleh 2.820.084 suara atau 53,96 persen. Sedangkan pasangan Prabowo - Sandi baru meraih 2.406.364 suara atau 46,06 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.