Situng KPU Pukul 06.00: Jokowi 56,28 Persen, Prabowo 43,72 Persen

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU RI Arif Budiman bersama Ketua Bawaslu RI Abhan meninjau ruang server KPU RI di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat, 26 April 2019. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendatangi kantor KPU. Kedatangan Bawaslu untuk meninjau Sistem Informasi Penghitungan (Situng). TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua KPU RI Arif Budiman bersama Ketua Bawaslu RI Abhan meninjau ruang server KPU RI di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat, 26 April 2019. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendatangi kantor KPU. Kedatangan Bawaslu untuk meninjau Sistem Informasi Penghitungan (Situng). TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) untuk Pilpres 2019 hingga Senin, 13 Mei 2019 pukul 06.00, masih mencatat keunggulan pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin atas Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Jokowi - Ma’ruf meraih 67.623.733 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga mendapat 52.527.535 suara.

    Baca: Perludem: Tak Relevan Kaitkan Situng KPU dengan Kecurangan

    Suara yang masuk ke KPU sudah mencapai atau 78,47 persen dari total suara hasil pencoblosan. Dilansir dari situs pemilu2019.kpu.go.id, perolehan suara Jokowi - Ma'ruf  56,28 persen; sedangkan Prabowo - Sandiaga adalah 43,72 persen. Selisihnya 15.096.198 suara atau  12,56 persen.
     
    Angka itu didapat dari penghitungan 638.314 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia.
     
    Perolehan suara Jokowi - Ma'ruf di Jawa Tengah mencapai 14.913.513 suara sedangkan Prabowo - Sandiaga memperoleh 4.359.155 suara. Di Bengkulu Jokowi - Ma'ruf mendapatkan 582.628 suara, sedangkan Prabowo - Sandiaga yakni 585.436 suara. Di Luar Negeri,  Jokowi - Ma'ruf memperoleh 419.694 suara dan Prabowo - Sandiaga yakni 179.263 suara.

    Mengenai Informasi Perhitungan Suara (Situng), Ketua KPU Arief Budiman mengatakan hasil penghitungan suara yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dimasukkan ke formulir C1. Formulir itu dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

    Arief menjelaskan proses penghitungan suara. KPPS-KPPS selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, dipindai masuk ke dalam server  KPU dan dipublikasikan. “Itu Situng," ujar Arief di Jakarta pada 17 April 2019.

    Simak juga: Diminta Kubu Prabowo Hentikan Situng, Begini Sikap KPU

    Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya dilakukan pada 22 Mei 2019. KPU tetap akan menggunakan perhitungan manual berjenjang untuk memutuskan hasil akhir Pemilu 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.