Pemulung TPA Burangkeng Syukuran untuk Kemenangan Jokowi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TPA Sampah Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi. Foto/Instagram

    TPA Sampah Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi. Foto/Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Burangkeng, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggelar syukuran atas kemenangan pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi - Ma'ruf Amin, berdasarkan hitung cepat lembaga survei, Minggu 28/04.

    Baca juga: Situng KPU Pagi Ini: Jokowi Ungguli Suara Prabowo 12,56 persen

    Acara ini dilaksanakan tepat di area gunungan sampah TPA yang bertempat di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu.

    Acara syukuran itu dimeriahkan dengan gelar acara musik, makan bersama, serta potong rambut gratis. "Ini persiapannya mendadak, hampir semua pemulung di sini (TPA Burangkeng) mendukung Pak Jokowi. Beliau sosok yang sangat merakyat," kata perwakilan pemulung Burangkeng, Tarja.

    Selama pemerintahan Jokowi, kata dia, banyak program yang dirasakan manfatanya oleh pemulung. Misalnya, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH). "Harapan kita ke depan rakyat kecil lebih diperhatikan."

    Kegiatan syukuran kemenangan tersebut juga dihadiri perwakilan Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin dari komplek peruamahan Grand Wisata, Ghulam. "Acaranya sangat menarik, ya. Ini artinya kemenangan Jokowi mengena hingga rakyat kecil. Kita diundang dan memberikan apresiasi kepada para pemulung," kata dia.

    Ghulam mengatakan, meski hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei mengunggulkan pasangan Jokowi-Amin, namun relawan tetap menunggu hasil hitung resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. "Ini syukuran dan bukan perayaan. Kita tetap tunggu hasil hitung resmi resmi KPU.”

    Ghulam melanjutkan, Relawan Grand Wisata memastikan akan terus mengawal penghitungan suara hingga hasil resmi dari KPU diumumkan. "Kita juga sudah mendapatkan undangan syukuran serupa dari wilayah lain, misalnya oleh pemulung, kuli panggul dan paguyuban sopir angkot," tandas dia.

     ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.