BPN Prabowo Tantang Hasto PDIP Dukung TPF Kecurangan Pemilu 2019

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade saat ditemui setelah Diskusi Polemik Tagar di Tjikini Lima, Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu, 12 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menantang Tim Kampanye Nasional Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin untuk mendukung dibentuknya tim pencari fakta (TPF) kecurangan Pemilu 2019. Andre secara khusus menujukan tantangannya kepada Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto.

Baca: Dorong TPF Kecurangan Pemilu 2019, BPN Prabowo Jelaskan Alasannya

"Saya tantang Hasto berani enggak bikin tim pencari fakta," kata Andre kepada wartawan, Sabtu, 27 April 2019.

Andre menyampaikan tantangan ini kepada Hasto lantaran Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu sebelumnya menantang BPN Prabowo-Sandiaga. Hasto menantang kubu Prabowo membuka data perhitungan formulir C1 yang dimiliki BPN.

Andre mengatakan TPF itu bertujuan mengungkap kecurangan yang terjadi sebelum pencoblosan, saat pencoblosan, hingga pascapencoblosan pemilihan Pemilu 2019. Dia pun menyebut Hasto semestinya berani jika kubunya tidak curang.

"Saya tantang Hasto, Anda berani enggak menerima itu. Kalau Anda enggak curang pasti berani," kata politikus Partai Gerindra ini.

Andre mengatakan TPF itu nantinya bisa berisikan perwakilan TKN, BPN, Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Kemudian perwakilan organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, pakar, pengamat, hingga mahasiswa.

Kubu Prabowo-Sandiaga tengah mendorong dibentuknya TPF kecurangan pemilu. Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said, mengatakan kubunya ingin pelbagai temuan dugaan kecurangan pemilu diungkap dengan jelas.

"Ketika ada civil society, pihak independen yang usulkan bentuk TPF, kami menyambut baik," kata Sudirman di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 26 April 2019.

Sudirman mengklaim koalisi Prabowo-Sandiaga amat prihatin dengan maraknya kecurangan yang terjadi di banyak daerah. Dia mencontohkan banyaknya kasus pemungutan suara ulang (PSU) di berbagai daerah, pencoblosan surat suara di Malaysia, pembakaran surat suara di Papua, dan sebagainya.

Sudirman juga mengungkit data daftar pemilih tetap (DPT) yang menurut BPN bermasalah. Sejak sebelum pemilu, BPN berkali-kali menyebut ada 17,5 DPT janggal lantaran bertanggal lahir sama di 31 Desember, 1 Juli, dan 1 Januari.

Kendati begitu, Sudirman mengklaim sikap mendukung TPF ini tak berkaitan dengan menang atau kalahnya Prabowo-Sandiaga. Dia mengatakan persoalan kecurangan harus diungkap demi pemilu yang bersih dan demokrasi yang sehat.

Baca: Masih Bisa Tangani Masalah, KPU Berpendapat Belum Perlu Ada TPF

"Apa pun hasilnya (menang atau kalah), soal-soal ini harus diangkat ke permukaan sebagai bentuk pertanggungjawaban kita sebagai pelaku demokrasi kepada rakyat," kata mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini.






Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

3 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


Hasto Kristiyanto Ungkap Usulan Nama Calon Gubernur DKI Jakarta dari PDIP

6 hari lalu

Hasto Kristiyanto Ungkap Usulan Nama Calon Gubernur DKI Jakarta dari PDIP

Risma mengatakan pilihan calon Gubernur DKI Jakarta merupakan hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.


Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

6 hari lalu

Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut tidak ada kecurangan vertikal pada Pemilu 2009.


Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

6 hari lalu

Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan kepada 93 kepala daerah kader PDIP. Pengarahan digelar ditengah situasi politik yang menghangat.


Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

7 hari lalu

Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

Namun politikus Gerindra ini mengakui, semakin kecil angka urutan partai politik maka akan semakin mudah untuk mengenalkan kepada masyarakat.


Panas Dingin PDIP dan Demokrat, Tapi Keduanya Punya Pendapat Sama Soal Ini

8 hari lalu

Panas Dingin PDIP dan Demokrat, Tapi Keduanya Punya Pendapat Sama Soal Ini

PDIP dan Partai Demokrat sering saling lontar pernyataan 'panas'. Namun, tak membaiknya hubungan 2 partai ini, keduanya sepakat untuk soal ini.


Hasto Kristiyanto PDIP Ungkap Pidato SBY Ditujukan ke Jokowi

8 hari lalu

Hasto Kristiyanto PDIP Ungkap Pidato SBY Ditujukan ke Jokowi

Demokrat mengatakan pernyataan SBY di forum internal partai hanya untuk menyemangati dan menghidupkan semangat para kader.


Politikus PDIP Bandingkan Kota Depok dengan Banyuwangi, Surabaya dan Semarang

8 hari lalu

Politikus PDIP Bandingkan Kota Depok dengan Banyuwangi, Surabaya dan Semarang

Politikus PDIP mempertanyakan mengapa Depok yang mengusung tema Green and Smart City, tidak dapat penghargaan dari UI GreenCityMetric 2022.


Hasto Kristiyanto Bantah Keberadaan Dewan Kolonel di PDIP

8 hari lalu

Hasto Kristiyanto Bantah Keberadaan Dewan Kolonel di PDIP

Dewan Kolonel disebut sebagai wadah bagi para anggota DPR Fraksi PDIP yang mendukung Puan Maharani sebagai capres 2024.


Gerindra Ungkap Upaya Jegal Prabowo di Pilpres 2024

8 hari lalu

Gerindra Ungkap Upaya Jegal Prabowo di Pilpres 2024

Baliho ini, kata dia, membuat rating atau elektabilitas Prabowo menurun. Tersebar di daerah kantong-kantong pendukung Prabowo.