Real Count Sementara KPU, Jokowi Unggul 4,89 Juta Suara

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) ditemani Sandiaga Uno (kanan), saat memberi hormat pada capres nomor urut 01 Joko Widodo, saat bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019.  REUTERS/Edgar Su

    Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) ditemani Sandiaga Uno (kanan), saat memberi hormat pada capres nomor urut 01 Joko Widodo, saat bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sementara penghitungan suara (Situng) Pilpres 2019, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Rabu pukul 12.30 WIB, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf unggul sementara hampir 4,89 juta suara dibandingkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandi.

    Baca juga: JK Sebut Tak Perlu Mediator dalam Pertemuan Jokowi dan Prabowo

    Jarak perolehan suara tersebut lebih besar dibandingkan penghitungan Rabu pagi, 05.15 WIB. Saat itu Jokowi baru unggul 4,42 juta suara. Pada Selasa petang, 23 April 2019 perbedaan perolehan suara hanya sekitar 3,5 juta suara.

    Hingga Rabu 24 April 2019, pukul 12.30 WIB, data yang masuk berasal dari 230.901 TPS dari total 813.350 TPS yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga luar negeri. Apabila dipresentasikan, jumlah data tersebut baru mencapai 28,38 persen, sehingga data masih ada kemungkinan terus berubah.

    Jokowi-Ma'ruf meraih jumlah perolehan 24.157.515 suara atau 55,63 persen, sedangkan Prabowo-Sandi meraih perolehan 19.268.690 juta suara atau 44,37 persen.

    Sementara pada Rabu, pukul 05.15 WIB, pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh 22.622.014 suara atau 55,42 persen dan pasangan Prabowo-Sandi memperoleh 18.200.027 suara atau 44,58 persen.

    Merujuk data Rabu siang, Jokowi - Ma'ruf unggul sementara di 22 provinsi di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Yogyakarta, Sulawesi Utara dan Papua, termasuk juga luar negeri.

    Adapun Prabowo - Sandi unggul di 12 provinsi, di antaranya Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Aceh, Banten, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Selatan.

    Baca juga:  Pengamat: Jokowi-Prabowo Harus Segera Bertemu, Kalau Perlu di CFD

    Data Situng ini bersumber dari pemindaian formulir C1 dari setiap TPS di luar negeri dan 34 provinsi di Indonesia. Formulir C1 merupakan catatan hasil penghitungan suara.

    Persentase Situng masih bisa berubah dan bersifat sementara, karena banyak TPS di daerah maupun luar negeri belum melaporkan hasil penghitungan perolehan suara.

    Adapun terkait hasil penghitungan suara akhir akan ditetapkan KPU RI berdasarkan rekapitulasi fisik berjenjang paling lambat 35 hari usai penyelenggaraan pemilu pada 17 April 2019 lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.